By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Terapkan Tiga Manajemen Kiainya, Fajar Berhasil Jadi Wisudawati Terbaik FDK
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Fajar Istikhomah Wisudawan Terbaik FDK Periode November 2019. (Dokumen Istimewa).
Sosok

Terapkan Tiga Manajemen Kiainya, Fajar Berhasil Jadi Wisudawati Terbaik FDK

Last updated: 21 November 2019 12:50 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 20 November 2019
Share
SHARE
Fajar Istikhomah, Wisudawan Terbaik FDK Periode November 2019 (Dokumen Istimewa).

Amanat.id- Fajar Istikhomah atau yang kerap disapa Fajar merupakan mahasiswi prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) yang berhasil menjadi wisudawati terbaik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Rabu (20/11/2019).

Fajar adalah salah satu relawan perpustakaan FDK. Dirinya mengaku bahwa alasannya menjadi relawan perpustakana adalah agar ia selalu dekat dengan buku-buku, sehingga termotivasi untuk terus membaca.

“Aku ikut jadi relawan perpus itu biar bisa baca buku terus, biasanya aku targetkan sebulan harus baca berapa buku gitu,” terang Fajar saat diwawancarai Amanat.id.

Dari segi ekonomi, Fajar bukanlah berasal dari keluarga berkecukupan. Pasalnya, ia harus mengajar les demi mencukupi kebutuhan kuliahnya. Beruntung, ia juga termasuk mahasiswa penerima beasiswa prestasi.

“Aku bukan dari keluarga yang punya ya, jadi orang tua juga ngirim itu kadang gak cukup. Makanya aku ngajar les kesana kemari. Yang paling saya ingat, Bu Ningsih nyuruh saya ngajarin anak-anaknya, terus pesangonnya buat biaya kuliah saya. Alhamdulillahnya juga, saya itu penerima beasiswa prestasi,” terang Fajar.

Mahasiswi asal Grobogan ini mengaku sempat menghadapi kendala waktu yang terbatas saat pendaftrana munaqosah. Dirinya mengaku takut jika harus mengulang kuliah dan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) lagi di semester berikutnya.

“Waktu itu saya terkendala saat mau daftar munaqosah, karena waktunya kan terbatas. Alhamdulillahnya banyak pihak yang bantu. Waktu itu takut kalau gak jadi wisuda semester ini, kan bayar UKT lagi,” ucap Fajar.

Mengenai skripsinya, Fajar sempat tidak tidur selama seminggu. Namun akhirnya ia berhasil menyelesaikan skripsi dalam kisaran waktu satu bulan.

“Untuk masalah skripsi,itu aku berjuang sekuat tenaga dan sempat gak tidur seminggu juga. Dan akhirnya skripsiku bisa selesai dalam waktu hanya sekitar satu bulan,” tambah Fajar.

Anak dari pasangan Ngadimin dan Sutiem ini mengatakan keinginannya kedepan adalah belajar mendalami bahasa Inggris karena ia berkeinginan melanjutkan pendidikannya ke negeri Kanguru, Australia. Ia akan mengambil focus Human Reset Development.

“Pengennya sih setelah ini belajar bahasa Inggris dulu, soalnya aku pengen lanjut ke Australia ambil Human Reset Development,” harap Fajar.

Fajar menambahkan, semua yang telah dilaluinya selama 9 semester tidaklah mudah. Namun, ia memiliki motivasi terbesar dari Kiai nya, KH. Fadlolan Musyaffa’ selama nyantri di Ma’had Al-Jami’ah Walisongo.

“Tiga manajemen yang Abah Fadholan selalu ingatkan kepada santrinya dan selalu jadi pegangan aku adalah manajemen waktu, manajemen prioritas dan manajemen taqorrub ilallah.”

Fajar mengaku menerapkan manajemen tersebut dalam kesehariannya.

“Aku selalu menerapkannya dalam keseharianku karena sebagai mahasiswa kita harus bisa memanejemen waktu dengan baik, harus bisa menentukan yang mana prioritas, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tutup Fajar.

Reporter:  Ita Erviana 
Editor: Nafiatul Ulum

Anicka Muzaeni Bagikan Tips Raih Wisudawan Terbaik dan Skripsi Terbaik FISIP
Beda Harapan Tak Jadi Halangan Fadhel Sabet Wisudawan Terbaik FSH
Perjuangan Mahfud Junaedi Capai Gelar Guru Besar Filsafat Pendidikan Islam
Sempat Tunda Wisuda, Diyaul Malah Jadi Wisudawan Terbaik FST
Sempat Jadi Penjual Gorengan, Ida Arofa Raih Wisudawan Terbaik FDK
TAGGED:Terbaik FDKwisuda 2019wisudawan terbaik fdk
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
UIN Walisongo, Mahasiswa UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Camaba UIN Walisongo Terbebani UKT, AMW Adakan Survei hingga Segel PKM Ormawa

Muhammad Fathur Rohman
10 Juli 2023
Simulasi Sidang Tiap Kamis untuk Mahasiswa Hukum Keluarga
Membangkitkan Semangat Ilmiah Bersama UKM KSMW UIN Walisongo
Diwarnai dengan Joget, Aksi Kekecewaan Aliansi Masyarakat Sipil Jawa Tengah
Gantikan Muhibbin, Imam Taufiq Resmi Dilantik Jadi Rektor UIN Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Terapkan Tiga Manajemen Kiainya, Fajar Berhasil Jadi Wisudawati Terbaik FDK
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Terapkan Tiga Manajemen Kiainya, Fajar Berhasil Jadi Wisudawati Terbaik FDK
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?