By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Skincare dan Upaya Menemukan Kebenaran
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Sumber foto: bincangmuslimah.com
Opini

Skincare dan Upaya Menemukan Kebenaran

Last updated: 2 Desember 2020 2:52 pm
Syifa Mariyatul Kibtiyah
Published: 2 Desember 2020
Share
SHARE
Sumber foto: bincangmuslimah.com

Kehidupan seorang perempuan memang tidak ada habisnya untuk dibicarakan dari fashion, gaya rambut sampai urusan asmara. Skincare salah satunya.

Dewasa ini para perempuan sering membicarakan skincare. Sayangnya, pembicaraan itu tidak dibarengi dengan pemahaman yang baik mengenai dunia per-skincare-an. Akibatnya banyak yang salah paham.

Seperti yang pernah terjadi antara saya dan teman saya di waktu jeda kuliah yang lalu. Percakapan dimulai saat kita membandingkan wajah. Melihat wajahnya yang lebih kenyal dan berseri, saya pun terusik untuk bertanya apakah dia memakai skincare. Saat itu teman saya menjawab tidak, ia mengatakan bahwa ia hanya memakai facial foam. Saya yang berkeyakinan bahwa facial foam merupakan jenis skincare berusaha untuk terus membela apa yang saya pahami, pun begitu dengan teman saya yang berkeyakinan bahwa facial foam bukan bagian dari skincare. Perdebatan pun tak terelakkan diantara kita.

Kejadian itu mengingatkan penulis pada satu pernyataan yang pernah dilontarkan oleh Einstein.

“Seorang manusia harus mencari apa yang sebenarnya, dan bukan untuk apa yang seharusnya dipikirkannya.”

Manusia seharusnya mencari kebenaran sejati, bukan membenarkan apa yang diyakini. Karena apa yang kita yakini belum tentu benar. Dalam berpikir dan berargumen, semua orang berpeluang untuk mengalami apa yang dinamakan logical fallacy.

Kesalahan dalam berpikir atau yang lebih dikenal dengan istilah logical fallacy ini bisa terjadi dengan sengaja ataupun tidak yang disebabkan karena kurangnya minat baca dan diskusi dengan orang lain.

Pada kasus saya dan teman saya ini, kita sama-sama belum bisa men-sinkronkan penggunaan bahasa yang baik dengan relevansi pengetahuan yang benar. Kita masih berdiri pada ego yang kuat, berusaha membenarkan apa yang kita yakini tetapi lupa mencari kebenaran sejati.

Meskipun dalam konteks yang sederhana berupa skincare. Tapi tetap saja adanya cacat logika dalam suatu argumen tentu berpotensi menyesatkan orang-orang, terlebih bagi yang tidak terbiasa berpikir secara kritis.

Dapat disimpulkan, ketika ingin mengungkapkan sesuatu, haruslah mencari kebenarannya terlebih dahulu. Bukan malah berfokus pada anggapan atau pikiran kita yang belum tentu benar.

Penulis: Syifa Mariyatul K

Adu Sifat Kanak-kanak Ormas Islam di Indonesia
Monkey D. Luffy dan Visi Mahasiswa yang Entah Bagaimana
Dekonstruksi Identitas dan Usaha Pemaknaan Diri di Ruang Virtual
Mengapa Kita Harus Percaya dengan Mulut Politisi?
Merajut Toleransi dalam Ramadan
TAGGED:logical fallacy skincareperempuanskincare
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Kota Semarang, Sesar Aktif Semarang, Bencana Semarang, Sesar Aktif, Semarang
Artikel

Sesar Aktif, Bencana yang Menghantui Kota Semarang Sejak Zaman Tersier

Redaksi SKM Amanat
12 Desember 2025
Harapan di Kesunyian
Majalah Soeket Teki SKM Amanat Edisi 3
Dwi Handayana: Kasus Pencemaran Air Di Indonesia Berada ditingkat Berat
Kado Dies Natalis, Kini UIN Walisongo Punya 7 Jurnal Terakreditasi Peringkat 2
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Skincare dan Upaya Menemukan Kebenaran
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Skincare dan Upaya Menemukan Kebenaran
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?