By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Rokok Itu Menenangkan atau Mematikan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Rokok, Bahaya Rokok, Kandungan Zat Rokok, Perokok Indonesia, Dampak merokok
Ilustrasi orang merokok (pixabay.com)
LifestyleMilenialOpini

Rokok Itu Menenangkan atau Mematikan

Last updated: 3 Juni 2024 8:53 pm
Aissya Salsa S
Published: 3 Juni 2024
Share
SHARE
Rokok, Bahaya Rokok, Kandungan Zat Rokok, Perokok Indonesia, Dampak merokok
Ilustrasi orang merokok (istockphoto.com)

 

 

 

 

“Merokok membunuhmu”

Rasa-rasanya pernyataan itu hanya menjadi angin lewat bagi mayoritas perokok di Indonesia. Bahkan, gambar-gambar penyakit di bungkus rokok tidak berpengaruh sama sekali.

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono menyebutkan bahwa Indonesia menjadi negara dengan jumlah perokok aktif ketiga di dunia setelah Tiongkok dan India. Dilansir dari laman resmi Kementerian Perindustrian RI, industri hasil tembakau menjadi penyumbang terbesar ketiga bagi Perekonomian Nasional.

Terlepas dari bahaya rokok yang tersebar dalam bungkus-bungkus rokok itu sendiri, mayoritas perokok aktif menganggap bahwa merokok bisa memberikan kesenangan dan ketenangan.

Pernyataan itu diamini oleh Ade Rai dalam podcast Macan Idealis milik Vasco Rumeimy. Binaragawan tersebut mengatakan bahwa merokok bisa mengaktivasi rileks respons dalam tubuh, sehingga menimbulkan rasa senang dan tenang.

Ia mencontohkan bahwa seseorang yang tidak merokok umumnya bernafas pendek sehingga mengaktifkan simpetetik stress respons.

Kemudian, ketika seseorang tersebut merokok, tanpa disadari ia akan bernafas lebih panjang sekitar 3-5 detik, sehingga mengaktifkan simpetetik rileks respons di dalam otak. Hal inilah yang menyebabkan seseorang tenang.

Apabila dilihat dari segi kandungan zat dalam rokok, pernyataan Ade Rai dibuktikan oleh sebuah artikel penelitian berjudul“Tobacco: Enemy of Mankind” yang dilansir dari laman Deranged Phsiology, kandungan nikotin pada rokok menimbulkan rasa euforia, peningkatan kewaspadaan, meningkatkan pembelajaran dan daya ingat, serta menimbulkan rasa relaksasi.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa nikotin merupakan stimulan sistem saraf pusat yang menyebabkan tremor dan kejang-kejang. Oleh sebab itu, orang yang baru pertama kali merokok akan merasa mual dan muntah karena adanya rangsangan pada sensorik reseptor di perut.

Nikotin juga mengakibatkan rasa ketagihan hingga ketergantungan. Ketika sudah mengalami ketergantungan. Ketika tidak merokok, perokok aktif akan mengalami kegelisahan, ketidakstabilan emosi, kecemasan, kesulitan berkonsentrasi, gangguan tugas psikomotorik, hingga gangguan tidur.

Tak hanya nikotin, rokok juga mengandung zat kimia berbahaya lainnya seperti tar, karbon monoksida, benzene, formaldehida, hidrogen sianida, dan 250 zat berbahaya lainnya. Dilansir dari laman resmi Kementrian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, rokok mengandung 70 zat dari 250 zat berbahaya yang bisa memicu kanker. Bahkan, di dalam asapnya saja mengandung sekitar 5.000 senyawa yang berbeda dan sebagian beracun.

Selain itu, WHO juga merilis, kematian 7 juta jiwa disebabkan karena penggunaan tembakau secara langsung, sementara sekitar 1,3 juta lainnya disebabkan oleh paparan perokok pasif terhadap orang yang bukan perokok.

Kandungan zat pada rokok bersifat menenangkan dan mematikan. Namun, perlu digarisbawahi bahwa dampak negatif yang ditimbulkan oleh rokok lebih banyak, ketimbang dampak positifnya.

Rokok tak hanya berdampak buruk bagi pengisapnya, tetapi juga bagi orang-orang yang menghirup asapnya.

Rokok dianggap menenangkan lantaran pikiran atau persepsi yang dibentuk oleh seorang perokok itu sendiri.

Aissya Salsa

Menagih Tekad Sumpah Pemuda
5 Manfaat Mengkonsumsi Seafood, Salah Satunya Baik untuk Kecantikan Kulit
Menilik Gaya Hidup Mahasiswa Proletar vs Mahasiswa Borjuis
Bangkai Busuk Itu Bernama Nasionalisme
Blunder Tirto dan Kedewasaan Kita dalam Bermedia
TAGGED:bahaya rokokbudaya merokokdampak merokokkandungan zat rokokperokok indonesiarokok
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Warta

UIN Walisongo Resmikan Gedung Baru Proyek IsDB

Nur Aeni Safira
20 Januari 2021
President Trump Threatens to Send U.S. Troops to Mexico to Take Care of ‘Bad Hombres’
Raja Jawa
One Hope Two Goals
Abdul Ghofur Prioritaskan Green Campus, Riset, dan Penguatan SDM dalam Debat Calon Rektor UIN Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Rokok Itu Menenangkan atau Mematikan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Rokok Itu Menenangkan atau Mematikan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?