By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Politik Virtual Era Digital
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Buku

Politik Virtual Era Digital

Last updated: 20 Oktober 2019 3:12 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 20 Oktober 2018
Share
SHARE
Buku Partisipasi Virtual Demokrasi Netizen di Indonesia (Dokumen Amanat).

Pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi telah menciptakan evolusi di dunia politik. Terurtama dalam praktik demokrasi. Di abad 21 ini, jika berbicara tentang modernisasi dan komunikasi, teknologi digital adalah rajanya. Dengan kemudahan dan efektivitas yang ditawarkan, warga negara banyak memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana partisipasi.

APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) telah mengumumkan hasil survei Data Statistik Pengguna Internet Indonesia tahun 2016. Jumlah pengguna Internet di Indonesia tahun 2016 adalah 132,7 juta user atau sekitar 51,5% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 256,2 juta.

Realita dan data di atas menunjukan salah satu dasar akan semakin meningkatnya pengaruh intensitas internet terhadap perpolitikan global dan Indonesia. Seiring berjalanya waktu, praktik demokrasi digital semakin meningkat selaras dengan tingginya grafik pengguna internet.

Buku Partisipasi Politik Virtual Demokrasi Netizen Di Indonesia karangan Fayakhun Andriadi, memaparkan sebuah potret penggunaan media sosial sebagai alat ampuh berpartisipasi dalam politik. Dari buku ini tergambar bahwa teknologi digital kini bukan hanya sekedar ruang bincang-bincang, tetapi telah masuk ke ruang politik.

Fayakhun Andriani sangat yakin bahwa teknologi digital akan berpengaruh be¬sar tehadap dinamika praktik demokrasi di pelbagai negara, termasuk Indonesia. Fenomena politik dunia menjawab keyakinan penulis. Obama melenggang ke Gedung Putih karena peran media sosial. Revolusi Arab (Arab Spring) dan reformasi Umbrella Hong Kong juga terjadi karena peran media sosial.

Di Indonesia sendiri, gerakan sosial, hukum dan politik, seperti solidaritas Koin Prita. Aksi dukungan 1 juta Facebooker untuk Bibit Candra, dan kemenangan Jokowi-Ahok di Pilkada Gubernur Jakarta tahun 2012 menjadi contoh besarnya pengaruh media sosial.

Untuk lebih meyakinkan pembaca, penulis menyampaikan prototipe demokrasi digital. Pertama, adanya partisipasi politik secara online. Bukti nyata adalah kemenangan Obama dan terpilihnya Jokowi sebagai Gubernur Jakarta, bukan hanya dukungan politik yang didapatkan dari kampanya media sosial, tapi juga penggalangan dana kampanye yang tentunya sangat membantu dari awal pendaftaran hingga terpilihnya pasangan calon.

Kedua, pemanfaatan media sosial se¬bagai alat penyampaian pendapat, seperti protes atas kebijakan rezim penguasa. Protes secara online, pada akhirnya akan mewujudkan protes secara offline yang kemudian secara masif mampu merobohkan kekuasaan lama. Hal ini marak terjadi di Timur Tengah Arab, Turki, Tunisia, Libya.

Sangat mengesankan memang, benar yang dikatan oleh Michael Hauben, bapak Netizen dunia, bahwa kehadiran jaringan internet akan semakin mempekuat demokrasi di tingkat global. Jadi penting sepertinya jika politik virtual diperhitungkan dalam era demokrasi digital yang terus berkembang sampai saat ini.

Datanganya era digital memberi wajah baru bagi partai politik, di Selandia Baru misalnya, muncul partai baru yang cukup unik. Namanya: Partai Internet. Penggagasnya KimDotCom.

Yang perlu dicatat, bahwa di era digital saat ini telah membuka medium yang seluas-luasnya bagi seseorang untuk melakukan aktivitas politik dalam iklim demokrasi. Dengan perantara teknologi digital, hak politik seseorang diberi ruang yang sebebas-bebasnya.

Diagnosis Fayakhun Andriardi adalah semakin maju pergerakan digital, seiring berjalannya waktu, kehidupan dunia akan terus terdigitalisasi. Apalagi dalam tata kelola pemerintahan, sektor ini harus siap menyambut tuntutan di era digital, apabila jika tidak, maka bersiaplah tersalip oleh negara-negara lain. Selamat datang politik virtaul, selamat datang demokrasi digital.

Judul : Partisipasi Politik virtual Demokrasi Netizen di Indonesia
Pengarang: Dr. Ir. Fayakhun Andriadi,M.kom
Penerbit: RMBOOKS
Terbit: November 2017
Tebal: xiii+399 hlm, 140×210 mm
Resentator: Mufazi Raziki

Bukan Pasarmalam; Potret Pejuang yang Dilupakan oleh Masyarakat dan Sejarah
Interpretasi NU dan Muhammadiyah dalam Sebuah Roman
3 Buku Recomended yang Bisa Menemani Kamu Saat Libur Panjang
Agama Teknologi: Antara Hasrat, Moral, dan Spiritual dalam Cyberspace
Kebebasan Manusia Tercekal Dogma Agama
TAGGED:fayakhun andriadipolitik virtualresensi buku politik virtualreview buku partisipasi politik virtual
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Aji Ikhwanul Yunus, Beasiswa Djarum, Beasiswa Djarum UIN Walisongo, Sosialisasi Beasiswa Djarum, Beasiswa UIN Walisongo
BeasiswaUIN WalisongoVaria Kampus

Aji Ikhwanul Yunus Bagikan Keuntungan Menjadi Beswan Djarum

Redaksi SKM Amanat
15 Mei 2025
Berikut Jadwal Pembayaran UKT Semester Gasal 2019/2020 Agar Tak Kena Status Mangkir
Merintis Bisnis Sejak SMA Hingga Dapatkan Rp 15 Juta Dari Kemenpora RI
“Selesaikan Tanggung Jawab”, Tekad Kuat yang Dipegang Wisudawan Terbaik FISIP
Sempat Molor Kerjakan Skripsi Tak Halangi Ghina Nafsiyah Jadi Wisudawan Terbaik FSH
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Politik Virtual Era Digital
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Politik Virtual Era Digital
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?