By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Perlunya Self Control sebelum Berkomentar
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Self control
Ilustrasi self control. (Pixabay)
Artikel

Perlunya Self Control sebelum Berkomentar

Last updated: 15 Agustus 2022 6:48 pm
Syifa Mariyatul Kibtiyah
Published: 15 Agustus 2022
Share
SHARE
Self control
Ilustrasi self control. (Pixabay)

“Karena diam, kita bisa menyesal sekali, tapi dengan bicara, kita bisa menyesal berkali-kali.” – Ta’limul Muta’alim.

Beberapa waktu lalu, penulis menjumpai banyak komentar negatif di media sosial. Setelah itu, terbesit pikiran bagaimana dampak buruk dari adanya komentar negatif?

Mungkin, beberapa orang akan menyangkal bahwa hate comment bisa saja menjadi evaluasi bagi orang yang dituju. Namun, tidak selamanya kemungkinan itu terjadi. Oleh sebab itu, perlu adanya kontrol diri (self control).

Menurut seorang ahli psikolog Chaplin, self control merupakan kemampuan manusia dalam membimbing tingkah lakunya, untuk terhindar dari sifat implusif. Ketika seseorang memiliki kontrol diri yang rendah, ia bisa saja bersikap semaunya. Melakukan sesuatu secara tiba-tiba tanpa berpikir dua kali.

Komentar negatif yang dilemparkan seseorang di kolom komentar menjadi salah satu contoh ketidakmampuan mengontrol diri. Sesuatu yang ia lontarkan tidak dipikirkan ulang, di sisi lain yang dilakukannya didasari kritikan yang ditujukan kepada pemilik post. Tak menampik pula, ada niatan terselubung untuk menjatuhkan orang lain di balik komentar itu.

Berbagai kalimat beragam ada yang hanya kata-kata kotor sampai pada hinaan fisik. Padahal fisik seseorang merupakan kodrat Tuhan. Di sini menimbulkan pertanyaan, mengapa energi dan waktu mereka dihabiskan untuk menghakimi orang-orang? Padahal masih banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan, jika memang memiliki waktu luang yang banyak.

Dalam website Gita Savitri, netizen diibaratkan seperti semut yang sedang kelaparan. Sekali menemukan remah-remah makanan, pasti langsung dikerubungi. Apapun itu meski makanan basi sekalipun, yang penting bisa dikerubungi. Sama halnya dengan netizen, postingan foto pun dapat menjadi bahan komentar yang dibesar-besarkan.

Penyebab dan Efek Self Control

Ahli psikologi Calhoun dan Acocella, berpendapat bahwa ada beberapa alasan self control perlu dilakukan. Salah satunya karena kita hidup berdampingan, tidak ada salahnya untuk mengontrol diri ketika berinteraksi dengan orang lain.

Secara tak sadar ketika sudah bisa self control, akan berguna dalam kehidupan kita. Mulai dari bisa mengendalikan diri saat ingin mengambil keputusan, meredam emosi, serta memiliki rasa saling menghargai.

Dalam hal ini perlu digarisbawahi, tidak semua orang berkomentar buruk. Karena di luar sana pasti ada orang-orang yang sudah berhasil mengontrol dirinya. Apakah kamu termasuk salah satunya?

Penulis: Syifa Mariya

Mental Buruh Kaum Intelektual
Tidak Selamanya Ghibah itu Salah
Samir dan Warna Kebesaran Fakultas di UIN Walisongo
Mengapa Kita Harus Percaya dengan Mulut Politisi?
Menguak Misteri Di balik Mudah Hilangnya Sendal Jepit
TAGGED:Artikel psikologimedia sosialSelf control
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Esai

Apakah Kamu Termasuk Orang Baperan? Cek Ciri-Cirinya Di sini

Diah Khalimatus Sa'diyah
20 Februari 2019
Segala yang Semu
Pemuda Tanpa Esok
Ketika Sawah Disulap Jadi Destinasi Wisata
Dampak Corona, Mahasiswa Lingkup PTKIN Bisa Ajukan Keringanan UKT
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Perlunya Self Control sebelum Berkomentar
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Perlunya Self Control sebelum Berkomentar
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?