By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Ilustrasi basa-basi dalam obrolan. (Sumber: pixabay)
ArtikelMilenial

Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?

Last updated: 21 Juni 2022 6:51 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 20 Juni 2022
Share
SHARE

 

Ilustrasi basa-basi dalam obrolan.
Ilustrasi basa-basi dalam obrolan. (Sumber: pixabay)

Ketika bertemu seseorang, tak jarang kita melontarkan sebuah pertanyaan untuk sekadar mencairkan suasana. Pertanyaan itu acapkali menjadi pemanis bibir serta pelengkap dalam obrolan atau bisa disebut sebagai basa-basi.

Di Indonesia, kebiasaan basa-basi sering dilakukan seperti di Jawa sebagai bentuk sopan santun terhadap orang lain. Mereka yang memiliki kebiasaan ini biasanya dianggap sebagai pribadi yang ramah.

Namun, kebiasaan berbasa-basi terkadang menimbulkan kesalahpahaman karena tiap orang memiliki tanggapan yang berbeda. Bagi mereka yang sering menerimanya akan terkesan lebih acuh dan menanggapi sebagai candaan belaka.

Misalkan saja ketika seseorang menawarkan untuk berkunjung ke rumahnya, tetapi si lawan bicara menganggapnya sebagai basa-basi dan mengiyakan dengan bergurau. Jawaban dari lawan bicara itu diamini dengan mempersiapkan perjamuan sang tamu yang sebenarnya tidak bisa datang.

Tak hanya itu, seseorang yang berbasa-basi dengan menanyakan hal sensitif, bukannya mencairkan suasana justru menyakiti perasaan orang lain. Misalnya dengan pertanyaan “Kapan kerja?”, seseorang yang sudah memiliki pekerjaan tentu akan menjawab pertanyaan ini dengan mudah. Namun, untuk orang yang sedang mencari pekerjaan, pertanyaan ini menjadi enggan untuk menjawab.

Dewasa ini, generasi muda sudah jarang berbasa-basi dan lebih to the point. Menyampaikan sesuatu dengan tujuan pokoknya dianggap lebih efektif dan efisien, terutama bagi orang yang sibuk dan disiplin.

Namun, basa-basi juga bisa berhasil dilakukan dengan mengetahui latar belakang dan situasi lawan bicara. Basa-basi mengenai topik yang hangat diperbincangkan di masyarakat bisa menjadi awal pembicaraan. Dengan hal ini, bisa menimalkan pembicaraan omong kosong di awal obrolan.

Falenti Nikmatul Anisyah

Memperbaiki Akses Baca, Menyelamatkan Peradaban Bangsa
Ketika Sang ‘Pembunuh Tuhan’ Dibunuh Oleh Cinta
Apapun yang Terjadi, Menulislah!
Perihal Orang Bodoh yang Tidak Mau Mengakui Kebodohannya
Merayakan Keputusasaan
TAGGED:artikel milenialTips komunikasi
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Menwa UIN Walisongo Berhasil Rebut Tiga Gelar Juara dalam Lomba Lari di UNS

Redaksi SKM Amanat
20 Maret 2018
Makhyatul Fikriya Tekankan Kesadaran Diri dalam Gapai Kesuksesan
Filosofi Ketupat, dari Nama, Bahan, dan Kehidupan
Sisa Beberapa Hari, Pendaftaran Percepatan Tes IMKA/TOEFL UIN Walisongo
Menguak Misteri Di balik Mudah Hilangnya Sendal Jepit
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?