By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Peri Sandi: Puisi sebagai Media Kritik
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Peri Sandi: Puisi sebagai Media Kritik

Last updated: 28 Oktober 2022 7:41 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 28 Oktober 2022
Share
SHARE
Sandi peri
Peri Sandi dan moderator dalam Comfest 2022 di lantai 2 Audtorium I Kampus 1 UIN Walisongo, Semarang, Kamis (27/10/2022). (Dok. Istimewa)

Amanat.id- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan Talkshow Kepenulisan, yang merupakan salah satu rangkaian acara Communication Festival (Comfest) 2022 dengan tema “Let’s Imagine for Creativity”. Acara dilaksanakan di Auditorium I, Lantai 2 Kampus 1 UIN Walisongo, Semarang, Kamis (27/10/2022).

Sastrawan nasional, Peri Sandi selaku narasumber utama menyebutkan bahwa karya sastra berbentuk puisi menjadi salah satu metode untuk mengkritik isu-isu dan problematika sosial.

“Bukan sekadar karya sastra, puisi juga menjadi alternatif mengkritik tanpa risiko. Bagaimana kita menguliti suatu peristiwa atau problematika, atau istilahnya speak up,” ucapnya.

Sandi menambahkan, bahwa selama ini seluruh ciptaan puisinya yang dipublikasikan ke media sosial, meskipun mengandung nilai kritikan tajam tidak pernah bermasalah.

“Keuntungan speak up yang dituangkan dalam bentuk puisi ini lebih aman, buktinya semua karya puisi saya yang ada di Instagram, Youtube, dan lain-lain tidak pernah bermasalah atau sampai di-take down,” imbuhnya.

Ia menjelaskan perlunya kesabaran dan waktu untuk menciptakan karya puisi yang bernilai kritikan tajam.

“Untuk menciptakan puisi yang isinya kritikan tajam perlu waktu dan riset yang mendalam, puisi saya ‘Mata Luka Sengkon Karta’ yang mengisahkan tragedi G30S/PKI, itu saja membutuhkan waktu dua tahun untuk mengumpulkan data, apalagi kasus ini udah lama,” jelasnya.

Sandi turut menceritakan sekelumit inspirasi di balik pemilihan judul puisi tersebut.

“Mulanya, saya terinspirasi kata ‘sengkon’ dan ‘karta’, dalam puisi milik orang lain yang mengisahkan kasus salah tangkap, pada tahun 1974, isi dari puisi beliau itu secara tidak langsung menyindir dunia peradilan atau lembaga hukum yang kondisinya morat-marit, setelah viralnya kasus ini barulah ada Undang-Undang Peninjauan kembali,” tuturnya.

Menjelang akhir acara, ia menyebutkan bahwa untuk menyelami dunia sastra, khususnya puisi, diperlukan tekad yang kuat untuk terus belajar.

“Ketika Anda belajar puisi cukup satu kuncinya, yaitu kemauan untuk terus belajar dan berproses,” tutupnya.

Reporter: Sinta
Editor: Rizkyana M.

Rapat Koordinasi Pemilwa Belum Temukan Titik Terang
Membangun Solidaritas Organisasi dengan Ukhuwah dalam Silaturahmi
Usung Tema Summer Night, HMJ Manajemen Gelar Manfest 2022
Nasib Perpustakaan Pusat Setelah General Library & ICT Center Rampung Digarap
Rita Nur Haryanti Bagikan Tips Hadapi Dunia Kerja
TAGGED:Comfest 2022hmj kpiPeri sandipuisi
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
dema fst, uin walisongo, iuran tasyakuran, tasyakuran wisuda, wisuda uin walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

DEMA FST UIN Walisongo Tetapkan Iuran Tasyakuran Wisuda, Calon Wisudawan Soroti Pembaruan Transparansi Dana

Redaksi SKM Amanat
7 Februari 2026
Ini Alasan Yel-yel UKT Mahal Menggema di GSG
Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang Timpa Watermark UIN Walisongo
Iseng Ikut Jalan Sehat, Farrel Mahasiswa UIN Walisongo Dapatkan Doorprize Mesin Cuci
Krusak Krusuk
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Peri Sandi: Puisi sebagai Media Kritik
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Peri Sandi: Puisi sebagai Media Kritik
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?