By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pentingnya Ikan Hiu dalam Ekosistem Laut
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

Pentingnya Ikan Hiu dalam Ekosistem Laut

Last updated: 10 Maret 2019 12:59 pm
Muhamad syamsul ma arif
Published: 13 Februari 2019
Share
SHARE
Faqih Akbar Al-ghozali dalam acara Talk Show di Mall Ciputra Semarang pada, Selasa (12/02/2019) (Amanat/Hasib).

Amanat .id – Anggota komunitas GAIA Conservation Semarang, Faqih Akbar Al-ghozali menjelaskan pentingnya ikan hiu dalam ekosistem laut pada acara Talk Show di Mall Ciputra Semarang pada, Selasa (12/02/2019).

Faqih mengatakan, apabila ada eksploitadi terhadap hewan akan terjadi tidak seimbangya alam termasuk juga dengan hiu.

“Jika populasi hiu sedikit, maka akan mempengaruhi ekositem laut. Seperti yang kita ketahui bahwa hiu adalah predator pemangsa ikan-ikan kecil seperti tongkol, sedangkan tongkol merupakan pemangsa udang, apabila salah satu rantai makanan ini punah maka pertumbuhan tidak akan setabil,” jelasnya.

Selain itu, Faqih menggagas peringatan hari Imlek bebas hiu. Menurutnya budaya makan hiu saat Imlek perlu dirubah. Selain untuk menjaga kelestarian, juga sirip ikan hiu mengandung salah satu kandungan logam merkuri yang dapat menyebabkan kematian.

“Budaya yang melakat dikalangan Etnis Cina yaitu memakan sup sirip hiu ketika Imlek haruslah dirubah, walupun menghilangkan budaya itu cukuplah lama. Selain itu kandungan merkuri pada sirip hiu dapat membunuh manusia secara perlahan,” katanya.

Alumni Universitas Diponegoro itu juga menambahkan bahwa, kepunahan hiu bukan hanya dikonsumsi saja, melainkan juga dipergunakan sebagai bahan kosmetik.

“Miyak Squalane merupakan miyak yang berasal dari ikan hiu yang dipergunakan sebagi bahan kosmetik walaupun tidak semua Squalane berasal dari hiu,” tambahya.

Reporter: Syamsul Arifin
Editor: Afifah Kamaliyah

Polisi Semprotkan Water Canon, Mahasiswa Alami Luka hingga Dilarikan ke RS
Membincang Literasi Masa Kini: Sastra Semarang Piye Kabare?
Demo Berujung Anarki, Beberapa Mahasiswa Terluka dan Masuk RS
Ini Juara Turnamen Bola Voli POM Rayon I Jawa Tengah 2019
Tips Sukses Pelaku UMKM 2024
TAGGED:earth hour semaranggaia conversationimlek bebas hiu
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
FEBI UIN Walisongo, FEBI, salah satu fakultas di UIN walisongo
Akademik

Terbaru! 4 Akreditasi Prodi FEBI UIN Walisongo 2023

Redaksi SKM Amanat
24 April 2023
Dianggap Tidak Sesuai Keilmuan, Mahasiswa ISAI UIN Walisongo Tuntut Perubahan Gelar Akademik
Sempat Terhalang Restu, Tak Surutkan Semangat Heni untuk Berprestasi
Meski Terindikasi Cacat Administratif, KPM Tetap Loloskan Paslon No. 1 Dema U
Perempuan dan Budaya Nyinyir yang Tak Bisa Ditinggalkan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pentingnya Ikan Hiu dalam Ekosistem Laut
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Pentingnya Ikan Hiu dalam Ekosistem Laut
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?