By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pembangunan Landmark UIN Walisongo Jadi Sorotan di Tengah Minimnya Lahan Parkir
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Pembangunan Landmark UIN Walisongo Jadi Sorotan di Tengah Minimnya Lahan Parkir

Last updated: 21 November 2022 10:17 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 21 November 2022
Share
SHARE
Landmark UIN Walisongo
Proses pengerukan lahan guna pembangunan Landmark UIN Walisongo, Minggu (23/10/2022). (Amanat/Alvi).

Amanat.id– Pembangunan Landmark Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) akhir-akhir ini dinilai hanya untuk mengedepankan eksistensi dan menyampingkan Fasilitas utama mahasiswa seperti lahan parkir.

Mahasiswi program studi (prodi) Ekonomi Islam, Agustina Azizi Rahma menilai pembangunan Landmark ini kurang efektif di tengah permasalahan lahan parkir UIN Walisongo yang kurang.

“Berhubung masalah lahan parkir yang lagi banyak dibicarakan mahasiswa UIN Walisongo. Jadi pembangunan Landmark menurutku kurang efektif. Mungkin lebih baik mengutamakan yang kebutuhan utama, bukan kebutuhan eksistensi,” katanya pada, Rabu (09/11/2022).

Serupa dengan Muhammad Ilham Ramadhan, lantaran pembangunan yang memakan hampir setengah lahan parkir FEBI tersebut membuat berkurangnya fasilitas kampus.

“Ketika saya ada mata kuliah di IsDB, tidak ada lahan parkirnya. Percuma saja tempatnya bagus, tapi tidak ada lahan parkir,” keluh mahasiswa prodi Ekonomi Islam tersebut.

Mahasiswa prodi Hukum Keluarga Islam Brian Nouval Saputra mengatakan hal yang sama bahwa tujuan mahasiswa ke kampus bukan untuk menikmati keindahan kampus. Dirinya juga sempat menyayangkan terkait pembangunan fasilitas perkuliahan yang masih sangat minim.

“Keinginan mahasiswa sesungguhnya itu dipermudah akses dalam perkuliahan seperti fasilitas di dalam kelas,” terangnya pada, Kamis (17/11).

Tanggapan Kampus

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Umum, Muhammad Munif angkat bicara jika akan ada solusi dari permasalahan kurangnya lahan parkir setelah selesainya pembangunan Landmark UIN Walisongo di area FEBI.

“Untuk lahan parkir sejauh ini belum dipikirkan, selama pembangunan Landmark. Masalah lahan parkir bisa dipikirkan nanti. Jika dikatakan belum siap memang belum siap, dalam arti nanti akan disiapkan. Misal belakang FEBI itu ada lahan kosong, jika bisa digunakan untuk parkir, maka akan diberdayakan untuk lahan parkir,” ucapnya pada, Jumat (11/09).

Dirinya juga meluruskan mengenai isu fasilitas yang dianggap kurang diperhatikan dari sudut pandang mahasiswa khususnya perbandingan antara gedung lama dan gedung baru.

“Gedung mutakhir seperti IsDB dan Gedung lama seperti FEBI dan FISIP termasuk gedung yang ada di kampus dua merupakan aset negara, tidak boleh asal dirobohkan. Fasilitas gedung baru dan lama tentu berbeda, gedung-gedung lama itu juga pernah keren pada masanya,” Jelasnya.

Di akhir, ia menambahi jika pemerataan fasilitas di gedung lama sudah dilengkapi dan tidak dapat sembarangan membelikan barang baru.

“Pemerataan fasilitas sudah berjalan, contohnya seperti bangku pada gedung G di FEBI sudah disesuaikan seperti di gedung IsDB. Sedangkan pemerataan fasilitas itu berkaitan dengan keuangan. Jika barang tersebut masih bisa digunakan mengapa harus beli yang baru? Maka diperlukan proses untuk menyeleksi fasilitas yang layak dan tidak layak,” tutupnya.

Reporter: Muzayanatussalamah
Editor: Khasan Sumarhadi

Masih Ramai Penolakan Kebijakan Mahad, UIN Walisongo Adakan Pertemuan Walisantri
Tiga Literasi yang Harus Disiapkan Mahasiswa di Era Industri 4.0
Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025
Demo Berujung Anarki, Beberapa Mahasiswa Terluka dan Masuk RS
Peduli Kanker , Mahasiswa KKN UIN Walisongo Menyosialisasikan Kanker Payudara di Desa Kesesi
TAGGED:febi uin walisongolandmark UIN Walisongopembangunan landmarkuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Musahadi Bawakan Lagu Tombo Ati di Hari Pengukuhannya Sebagai Guru Besar

Shafril Hidayat
9 Januari 2020
Pindah Di Gedung FST UIN Walisongo, Bazar Biologi Tuai Keluhan
Perjuangan Orang Tua Jadi Motivasi Intan Raih Gelar Wisudawan Terbaik FDK
Rayakan Dies Natalies, HMJ MHU Gelar Donor Darah dan MHU Bersholawat
Pembangunan Landmark UIN Walisongo Jadi Sorotan di Tengah Minimnya Lahan Parkir
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pembangunan Landmark UIN Walisongo Jadi Sorotan di Tengah Minimnya Lahan Parkir
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Pembangunan Landmark UIN Walisongo Jadi Sorotan di Tengah Minimnya Lahan Parkir
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?