By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Ngaji Sastra Bareng Soesilo Toer: Saya Menulis Karena Terpaksa
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Ngaji Sastra Bareng Soesilo Toer: Saya Menulis Karena Terpaksa

Last updated: 22 Mei 2019 12:51 pm
Mohammad Azzam
Published: 22 Mei 2019
Share
SHARE
Soesilo Toer dan Zainal Arifin saat acara Ngaji Sastra oleh Teater Mimbar UIN Walisongo, Selasa (21/5/2019) (Amanat/Azzam).

Amanat.id- “Saya menulis karena keterpaksaan,” ungkap Soesilo Toer, narasumber dalam acara Ngaji Sastra yang digelar Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) Terater Mimbar ketika ditanya alasan ia menulis untuk pertama kalinya. Acara tersebut bertempat di Auditorium 1 Kampus I UIN Walisongo Semarang, Selasa (21/5/2019).

Acara tersebut juga dimeriahkan oleh gelaran tadarus puisi yang ditampilkan oleh Sembilan UKM Teater se-UIN Walisongo dan UKM Teater IAIN Salatiga serta peserta acara tersebut. Sedang acara Ngaji Sastra sendiri menghadirkan Soesilo Toer dan Zainal Arifin sebagai pembicara dan narasumber.

Gelaran tadarus puisi (Amanat/Rima).

Dalam kajiannya Soesilo mengaku, ia dididik disiplin sejak kecil oleh kakaknya yaitu Pramoedya Ananta Toer. Dalam ceritanya, ia harus mendapatkan uang tambahan sendiri untuk mencukupi kebutuhan hidupnya di ibu kota. Bahkan, sejak kelas enam Sekolah Dasar. Berangkat dari sana lah, awal mula tekad menulisnya tumbuh.
“Saya sejak kecil dididik dengan kata,” jelasnya.

Penulis asal Blora itu juga memberikan sebuah tips agar mendapat ide yang kaya untuk menulis sebuah karangan. Menurutnya, mencampurkan fakta dan fiksi akan menghasilkan tulisan fiksi yang bagus.

Salah satu buku karya Soesilo, diungkapkannya berawal dari kenyataan yang dialaminnya. Ia bercerita, dahulu ada seorang perempuan asal Wonosari yang dekat dengannya. Namun, ia justru diusir dari rumah sang peremuan ketika mengunjungi rumahnya, karena Soesilo mengatakan ia baru saja menginap di sarkem.

“Kalau saya tahu sarkem itu apa ya sekalian saya coba, lha saya ndak tahu, hahaha,” ungkapnya sambil berkelakar.

Hal tersebut membuatnya kesal. Soesilo melampiaskan kekesalan tersebut ke dalam tulisan dan ia membunuh tokoh perempuan itu dalam tulisannya. Pada akhirnya, tulisan tersebut menjadi sebuah buku berjudul “Kompromi”.

“Saya kan menuliskan fakta yang saya alami, kemudian menambahkan fiksi yaitu cerita membunuh sang peremuan itu dalam buku saya,” jelasnya.

Kemudian, Soesilo berpesan pada generasi sekarang untuk terus menulis. Banyak ide yang data dituliskan, salah satunya dengan kejadian yang dialami sendiri. Katanya, jangan pernah menyerah dengan kritik. Buktikan kritikan itu bisa berubah menjadi sesuatu yang hebat.

“Dulu, Pram pernah dikritik oleh kritikus dari Balai Pustaka, namun Pram membuktikan yang sebaliknya, bahkan buku-bukunya telah diterbitkan dan diterjemahkan puluhan kali di berbagai Negara,” pungkasnya.

Penulis: Azzam Ashari
Editor: Rima Dian Pram

Tindak Lanjut Korban Pohon Tumbang di FDK Masih Menjadi Tanda Tanya
Menangkan Kejuaraan, WSC siapkan Tim di Tahun Depan
Penebangan di Kampus Hijau, Untuk Apa?
Ganggu Proses Perkuliahan, Pembangunan Landmark UIN Walisongo Tuai Kritikan
Peringatan Hari Santri Ala Santriwati Ma’had Walisongo
TAGGED:ngaji sastrapramoedya ananta toersoesilo toerteater mimbarteater mimbar uin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

UIN Walisongo Raih Juara Umum Kejuaraan Karate Open Rektor Cup VIII

Redaksi SKM Amanat
22 Juli 2018
UIN Walisongo Dirikan Pos Satpam depan Diamond Kampus 3
Didampingi Tim Medis, Maba Penyandang Disabilitas Leluasa Ikuti Keseruan PBAK 2023
Hadiri Peringatan HSN di UIN Walisongo, KH. Maimun Zubair Sampaikan Keistimewaan Oktober
Resmi Dibuka! Berikut Syarat dan Timeline KKN Reguler UIN Walisongo 2024
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ngaji Sastra Bareng Soesilo Toer: Saya Menulis Karena Terpaksa
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Ngaji Sastra Bareng Soesilo Toer: Saya Menulis Karena Terpaksa
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?