By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Nasaruddin Umar: Tiga Langkah Tahapan Memahami Al-Qur’an
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
laporanVaria Kampus

Nasaruddin Umar: Tiga Langkah Tahapan Memahami Al-Qur’an

Last updated: 14 Juli 2018 9:53 pm
Riduwan
Published: 17 November 2016
Share
SHARE


 
Nasaruddin Umar sedang membuka pekan ilmiah mahasiswa nasioal (PIMNAS) di audit I kampus I UIN Walisongo Semarang

Amanat– Nasaruddin Umar, pakar tafsir sekaligus pembina Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir dan Hadist Indonesia (FKMTHI) membuka acara Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Acara di adakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Tafsir dan Hadist (HMJ-TH) UIN Walisongo dan FKMTHI  di Audit I kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis (17/11).
Selain dihadiri oleh mahasiswa UIN Walisongo, juga banyak delegasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dengan FKMTHI.Turut hadir juga Erna Rahmawati, staf ahli gubernur Jawa Tengah. Ia  mewakili gubernur yang berhalangan hadir. 
Dalam sambutanya, Nasaruddin Umar menghimbau kepada para Mahasiswa Tafsir dan Hadist untuk menjadi ilmuan yang berani. Berani menyampaikan kebenaran yang diyakini walaupun  berbeda dari mayoritas.
“Kalau tidak memiliki keberanian, jangan jadi ilmuan” tambahnya lagi.
Pakar tafsir itu juga meminta kepada mahasiswa untuk kembali menghidupkan ilmu laduni yang mulai tertutupi dengan keilmuan modern. Untuk menjadi seorang ilmuan tidak cukup hanya memiliki guru yang hidup atau personal teacher. Tapi juga harus memiliki guru yang metafisk atau inpersonal teacher.
Ini dibuktikan bahwasanya ulama terdahulu rutin menjalankan sholat tahdjud, dan memiliki kesucian dalam mencari ilmu. Sehingga mereka mendapatkan petunjuk langsung dari Allah melaui perantaraan. Seperti halnya Nabi Musa .As yang mendapatkan pengajaran melalui perantara pohon.
Pemilik kolom artikel di beberapa media surat kabar ini juga menjelaskan, Al-quran memiliki perbedaan dengan kitab suci seperti Injil dan Taurat yang murni hanya Kitabullah. Seperti kebanyakan orang-orang pada saat ini yang memahami Al-Qur’an hanya sebagai Kitabullah.
“Jangan hanya memahami Al-Qur’an sebagai Kitabullah, tapi pahamilah Al-Qur’an sebagai Kalamullah dan syarat utama adalah suci,” tuturnya kepada para hadirin.
Ia berharap memahami Al-quran haruslah dibaca dalam tiga tahapan minimal dari lima tahap seharusnya. Pertama kita membacanya kemudian memikirkan dan selanjutnya memahami dengan penjiwaan.  Inilah langkah minimal yang harus dilakukan, khusunya mahasiwa TH. 
Ridwan
Beberapa Mahasiswa Tinggalkan Lapangan Akibat Teriknya Matahari, Menwa: Sudah Kami Peringati
Habiburrahman El-shirazy: 7 Kata Kunci Menjadi Penulis Best Seller
Persiapkan MABA UIN Walisongo Ke Dunia Organisasi dengan LKMM-PD
Panitia Dies Natalis Terapkan Presensi Fingerprint untuk Dosen dan Karyawan
Euforia Orsenik 2017, FSH Pertahankan Gelar Juara Umum
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Tampak sejumlah mahasiswa di perpustakaan UIN Walisongo. Selasa, (27/9/2022). (Amanat/Saskia)
UIN WalisongoVaria Kampus

Selain Peniadaan Jam Istirahat, Inilah Fasilitas Baru Perpustakaan UIN Walisongo!

Redaksi SKM Amanat
28 September 2022
Wisuda November 2023 Tertib Parkir, Komandan Satpam; Kami Menyiapkan Strategi
Selamat Calon Wajah Baru SKM Amanat, Berikut Cakruma yang Berhasil Lolos Tes Tulis dan Wawancara
Muhyar Fanani: Sedekah Tidak Akan Membuat Kita Miskin
Manusia yang Kehilangan Jati Dirinya
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Nasaruddin Umar: Tiga Langkah Tahapan Memahami Al-Qur’an
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Nasaruddin Umar: Tiga Langkah Tahapan Memahami Al-Qur’an
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?