By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Mustaqim Sampaikan Alternatif Peningkatan Kualitas Pendidik di Indonesia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
AkademikUIN Walisongo

Mustaqim Sampaikan Alternatif Peningkatan Kualitas Pendidik di Indonesia

Last updated: 19 Juli 2022 9:58 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 19 Juli 2022
Share
SHARE
Mustaqim sampaikan tentang alternatif pendidikan
Mustaqim dalam Acara Pengukuhan Guru Besar secara daring. (Dok. Istimewa)

Amanat.id- Universitas Negeri Islam (UIN) Walisongo mengadakan sidang senat terbuka pengukuhan Prof. Mustaqim sebagai guru besar Ilmu Manajemen Pendidikan Fakultas Illmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Acara disiarkan melalui live streaming Youtube pada Selasa, (19/07/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Mustaqim menyampaikan pidato berjudul “Supervisi Klinis Kolegial Informal Sebagai Alternatif Kualitas Pendidik”. Kualitas tenaga pendidik Indonesia menjadi topik utama pembahasan.

“Menurut UNESCO, pada tahun 2016 pendidikan di Indonesia menempati peringkat 10 dari 14 negara berkembang. Kualitas guru menempati peringkat 14 dari 14 negara berkembang,” terangnya.

Mustaqim menuturkan jika kondisi tersebut cukup memprihatinkan sebab hingga saat ini, guru alias tenaga pendidik masih menjadi variabel penentu prestasi siswa yang minim minat membaca. Presentasenya bahkan mencapai 27-51,6℅ di kalangan guru PAUD, SD, RA, dan MI.

Hal tersebut didukung oleh hasil survey Departemen Kesejahteraan Rakyat pada Januari 2012. Diketahui bahwa dari tiap 10 ribu orang, hanya satu orang yang suka membaca.

“Salah satu penyebabnya, yaitu kurang pengawasan maupun pembinaan dari supervisor seperti kepala sekolah yang diibaratkan sebagai pintu peningkat kualitas guru,” tambah Mustaqim.

Menurutnya, para supervisor alias pengawas utama lembaga pendidikan perlu melakukan kontrol terhadap para guru demi terciptanya perubahan positif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Hal tersebut bisa dilakukan dengan berbagai cara. Supervisi klinis kolegial informal bisa dijadikan alternatif pengawasan.

“Supervisi klinis memiliki keunggulan sebagai model yang kuat karena lahir dari permasalahan nyata profesional ketika bekerja sama dengan guru. Lalu, supervisi kolegial dapat mudah ditiru karena murah. Sedangkan supervisi informal dapat dilakukan karena penerapannya begitu santai sehingga dapat berjalan secara alami.”

“Dari contoh penerapan di Tiongkok dan Finlandia, langkah tersebut nyatanya membantu peningkatan kualitas guru secara signifikan,” tukasnya.

Reporter : Erika Layliyah

Malam Puncak Psikestival FPK UIN Walisongo, Rayakan Harlah Melalui Konser Musik
Kembali Digelar Secara Offline, PBAK 2022 UIN Walisongo Diikuti 5316 Peserta
Dies Natalis ke-54 UIN Walisongo; Dekanat Fakultas Beri Doorprize Jalan Sehat
Dapatkan Informasi dari Grup Paguyuban, Pedagang Gerak Cepat ke UIN Walisongo
DEMA UIN Walisongo Desak Rektorat untuk Bentuk Satgas PPKS
TAGGED:Guru besar ilmu manajemen pendidikanpengukuhan guru besaruin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Birokrat FDK Akan Fungsikan Taman Dakwah Sebagai Tempat Parkir

Naili Istiqomah
25 November 2017
Batal Gabung UKM Musik, Shinta Pulang Bawa Hadiah
Harmoni Budaya dalam Lumpia Semarang
Dunia Tanpa Nurani
Sejumlah Imam Mengatakan Anjing Tidak Pernah Najis
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mustaqim Sampaikan Alternatif Peningkatan Kualitas Pendidik di Indonesia
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Mustaqim Sampaikan Alternatif Peningkatan Kualitas Pendidik di Indonesia
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?