By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Menolak Jadi Calon Rektor, Dosen ini Punya Cara Sendiri Berkontribusi untuk UIN
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Menolak Jadi Calon Rektor, Dosen ini Punya Cara Sendiri Berkontribusi untuk UIN

Last updated: 15 April 2019 7:19 pm
Mukhayatul Khoiroh
Published: 15 April 2019
Share
SHARE
Ketua Pusat Penelitian dan Penerbitan (Kapuslitbit) Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) Syamsul Ma’arif. (Dokumen Istimewa).

Amanat.id- Ketua Pusat Penelitian dan Penerbitan (Kapuslitbit) Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) Syamsul Ma’arif, menolak halus pinangan panitia untuk maju pemilihan Rektor UIN Walisongo periode 2019-2023. Ia punya cara sendiri untuk tetap bisa berkontribusi dalam memajukan UIN Walisongo.

Hal tersebut ia nyatakan saat ditemui di kediamannya, Kecamatan Mijen Kota Semarang, Minggu (14/10/2019).

Sebelumnya, Syamsul Ma’arif masuk dalam  tujuh nama yang ditawari pihak panitia untuk mendaftarkan diri maju sebagai bakal calon rektor di instansi tersebut. Tetapi, dosen Pascasarjana di Prodi Manjemen Pendidikan Islam (MPI) itu lebih memilih jalur keilmuan sebagai jalan pengabdiannya untuk UIN Walisongo.

Menurutnya, dari pada terjebak dalam politik praktis, lebih baik ia tetap Istiqomah dan konsentrasi pada dunia yang disenangi.

Pria asal Purwodadi tersebut mengaku, sangat menikmati dan ingin mendarmabaktikan sedikit ilmu yang dimiliki pada dunia riset, penguatan kapasitas dan kualitas. Untuk mewujudkan hal itu, ia akan melibatkan dan berinteraksi langsung dengan mahasiswa.

“Bersama Mahasiswa, saya ingin memajukan kampus tercinta dan membangun Networking di luar,” tambahnya.

Sebagai bagian dari civitas akademika, lanjutnya, kita wajib menaruh harapan besar pada siapa saja yang nantinya terpilih. Ia berpesan, siapapun rektor yang nanti terpilih harus memiliki kebijakan yang Marketable, dan relevan dengan perkembangan teknologi serta dunia.

“Urusan siapa nanti yang terpilih, saya yakin orang itu memiliki kompetensi terbaik. Jadi kita titik beratkan pada Fastabiqul Khoirot individu saja,” tutupnya.

Reporter : Liviana

Ketua KPM UIN Walisongo Jadi Korban Tindak Represif Anggota PKM
Ajeng Pangesti: Pekerja Rumah Tangga sebagai Penunjang Pekerjaan Lain
Mengejar Halal, Film Islami Remaja Masa Kini
Disiplin Semasa Kuliah Hantarkan Krisna Menjadi Wisudawan Terbaik FST
Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Aksi, Pedagang Terkena Imbasnya
TAGGED:pemilihan rektorrektor uin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Puisi

Kota yang Mati

Naili Istiqomah
10 Januari 2020
Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Lapisan Gedung Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo Rusak
Strategi KUPI II dalam Wujudkan Kesetaraan Gender
Birokrasi Usul Pendaftaran UKM Gratis, Ketua UKM/UKK UIN Walisongo Sepakat Bertarif
Rektor UIN Walisongo: Selain Mencari Ilmu, Mahasiswa juga Harus Kritis dan Bijaksana
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Menolak Jadi Calon Rektor, Dosen ini Punya Cara Sendiri Berkontribusi untuk UIN
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Menolak Jadi Calon Rektor, Dosen ini Punya Cara Sendiri Berkontribusi untuk UIN
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?