By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Menimbang Kembali Gunakan MBTI untuk Cek Kepribadian
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
https://portalpurwokerto.pikiran-rakyat.com/nasional/amp/pr-1153987888/5-link-tes-kepribadian-mbti-online-mudah-dan-gratis-simak-caranya
Ilustrasi beberapa tipe kepribadian berdasarkan tes MBTI. (Dok. Khusus)
ArtikelMilenial

Menimbang Kembali Gunakan MBTI untuk Cek Kepribadian

Last updated: 1 Juli 2022 11:53 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 1 Juli 2022
Share
SHARE
https://portalpurwokerto.pikiran-rakyat.com/nasional/amp/pr-1153987888/5-link-tes-kepribadian-mbti-online-mudah-dan-gratis-simak-caranya
Ilustrasi beberapa tipe kepribadian berdasarkan tes MBTI. (Dok. Khusus)

Isu kesehatan mental menjadi pembicaraan yang sering dijumpai dewasa ini, terutama di jagat media sosial. Generasi Z (gen-Z, kelahiran 1996-2009) sebagai pengguna media sosial terbesar lah yang sering membicarakan isu ini.

Kepedulian gen-Z atas isu kesehatan mental dibuktikan dengan laporan dari American Psychological Association (APA). Laporan tersebut mengungkapkan gen Z lebih mungkin mendapatkan terapi kesehatan mental daripada Generasi Milenial, Generasi X, Generasi Baby Boomer, dan generasi atasnya.

Perhatian khusus terhadap kesehatan mental membuat mereka peduli dengan diri mereka. Salah satunya tentang kepribadian. Beberapa orang beranggapan mengetahui kepribadian menjadi salah satu upaya mengenal dan lebih dekat dengan diri.

Urgensi mengetahui kepribadian diri sendiri, bagi mereka menjadi hal yang harus disampaikan kepada publik. Selain untuk meningkatkan eksistensi diri, juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesamanya. Hal itu menjadi penyebab yang masuk akal alasan Gen-Z memiliki kecenderungan yang sama dalam hal kepedulian tentang kepribadian diri.

Dampaknya, banyak sekali muncul situs tes keprbadian di internet. Beberapa orang menanggapi hasil tes kepribadian dengan serius, beberapa lainnya hanya sekadar iseng mencoba.

Maraknya berbagai jenis tes kepribadian membuat masyarakat antusias terlebih di kalangan anak muda. Salah satu tes kepribadian yang sedang hangat diperbincangkan adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI).

Tes MBTI pertama kali dicetuskan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya pada tahun 1962. Tes tersebut dikembangkan berdasarkan teori psikologi Carl Jung dalam buku berjudul Psychological Types. Menurutnya, manusia memiliki empat sifat dasar:

  1. Berdasarkan cara memusatkan perhatian: Extrovert (E) vs Introvert (I).
  2. Berdasarkan cara memahami informasi dari luar: Sensing (S) vs Intuition (N).
  3. Berdasarkan cara membuat keputusan: Thinking (T) vs Feeling (F).
  4. Berdasarkan cara merespons lingkungan sekitarnya: Judging (J) vs Perceiving (P).

Akurasi Tes MBTI

Walaupun didasari pada teori Psikolog terkemuka, akurasi tes MBTI masih menuai kontroversi. Lembaga resmi MBTI mengklaim tes tersebut akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Namun, beberapa Psikolog modern menilai tes MBTI tidak akurat karena dapat menghasilkan hasil yang berbeda pada orang yang sama. Mereka menganggap tes MBTI terlalu sederhana dalam mengelompokkan kepribadian seseorang. Terlebih, tes MBTI dapat diakses dengan mudah melalui web-web yang beredar.

Kepribadian seseorang tidak dapat dinilai hanya dengan menjawab sejumlah pertanyaan dengan opsi jawaban yang terbatas. Seperti pada sifat extrover dan introver, kenyataannya banyak orang yang tidak murni extrover dan introver. Melainkan berada pada tengah-tengah. Terkadang seseorang membutuhkan energi dari interaksi sosial dan di lain waktu membutuhkan waktu untuk sendiri.

Meskipun akurasi MBTI masih diragukan, beberapa lembaga besar masih menggunakannya. Contohnya Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Brebes, mereka melakukan tes MBTI pada sejumlah Aparat Sipil Negara (ASN) dan mengumumkan hasilnya ke publik.

Menurutnya, melalui tes MBTI dapat mengetahui tipe kepribadian masing-masing pegawai. Sehingga lebih mudah untuk mempertahankan dan berusaha menjadi pribadi lebih baik.

Cara yang lebik bijak dilakukan untuk mengetahui kepribadian seseorang, bisa berkonsultasi kepada Psikolog. Psikolog akan membantu dan mendampingi dalam melakukan tes kepribadian.

Penulis: Najwa Alfasahra Zen

Saat Kebenaran yang Diyakini Ternyata Sebuah Kebohongan
Pembusukan Otak Akibat Terjebak Scrolling Tanpa Akhir
Pentingnya Menyimpan Tulisan Jelek
Dunia Me Generation; Sebuah Perayaan Atas Budaya Narsisisme
Sabotase Diri: Toxic yang Tidak Kita Sadari
TAGGED:Artikel psikologiPsikologi manusiaTes mbtiTipe Kepribadian
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Bisnis

Mahasiswi Prodi Muamalah Ini Ketagihan Jadi Pedagang Musiman

Afridatun N
7 Maret 2018
Imbau Masyarakat untuk Berani Divaksin, Tim KKN UIN Walisongo Undang Tenaga Medis
Rofiah: Perempuan Berhak Mendapatkan Kedudukan yang Sama
Penebangan di Kampus Hijau, Untuk Apa?
Panitia Pemilihan Pimpinan UIN Walisongo Umumkan Bakal Calon Wakil Rektor dan Jajarannya
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Menimbang Kembali Gunakan MBTI untuk Cek Kepribadian
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Menimbang Kembali Gunakan MBTI untuk Cek Kepribadian
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?