By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mendung dan Gerimis, Hilal 1 Zulhijah Tidak Terlihat di Planetarium UIN Walisongo
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Hilal, Rukyatul hilal, Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo, Rukyatul Hilal awal Zulhijah, Rukhyatul hilal 1445 H, UIN Walisongo
Proses pengamatan hilal di Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Kampus 3, Jumat (7/6/2024). (Amanat/Salsa).
UIN WalisongoVaria Kampus

Mendung dan Gerimis, Hilal 1 Zulhijah Tidak Terlihat di Planetarium UIN Walisongo

Last updated: 8 Juni 2024 6:46 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 8 Juni 2024
Share
SHARE
Hilal, Rukyatul hilal, Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo, Rukyatul Hilal awal Zulhijah, Rukhyatul hilal 1445 H, UIN Walisongo
Proses pengamatan hilal di Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Kampus 3, Jumat (7/6/2024). (Amanat/Salsa).

Amanat.id- Planetarium dan Observatorium Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo melakukan Rukyatul Hilal penentuan awal Zulhijah tahun 2024 M/ 1445 H di Planetarium Kampus 3, Jumat (7/6/2024).

Kepala Planetarium dan Observatorium, Ahmad Syifaul Anam menyampaikan bahwa hilal tidak terlihat hingga sore.

“Kita melakukan rukyatul hilal tadi dan secara faktual hingga sore hari tidak terlihat adanya hilal di sini,” ujarnya.

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa posisi hilal secara astronomi sudah memenuhi kriteria Imkanur Rukyat.

“Hilal sudah cukup tinggi dan memenuhi kriteria Imkanur Rukyat, di mana hilal dimungkinkan sudah terlihat,” lanjutnya.

Bahwa hilal dan elongasinya sudah cukup tinggi.

“Tinggi hilal sudah memenuhi kriteria, sekarang tingginya sudah 8 derajat dan elongasinya 4 dejarat. Sehingga di titik-titik lain itu sudah terlihat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hilal tidak terlihat karena terkendala oleh cuaca.

“Di sini mendung dan sedikit gerimis itu sangat mempengaruhi karena hilal itu objek yang redup ditambah adanya cahaya lampu, ini membuat kita terlalu sulit melihat keberadaan hilal,” katanya.

Syifaul juga mengatakan pada pengamatan kali ini menggunakan metode kontemporer.

“Dibandingkan urfi, dalam meneliti aspek-aspek hisab kami menggunakan metode kontemporer karena seiring berkembangnya zaman teknologi pun semakin maju dan hasilnya pun semakin akurat,” ujarnya.

Asisten Planetarium, Fika menyampaikan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) sudah menyebarkan 114 titik pengamatan di seluruh Indonesia.

“Dari Kemenag sendiri sudah menyebarkan tim ke 114 titik. Jadi, tidak menutup kemungkinan bahwa di tempat-tempat lain hilal itu terlihat,” ucapnya.

Mahasiswa Ilmu Tafsir dan Al-quran (IAT), Amita Faradia cukup senang karena bisa melihat proses rukyatul hilal secara langsung.

“Adanya acara ini membuat saya bisa melihat langsung bagaimana proses penetapan hilal. Sehingga bagi saya masyarakat umum dibuat kagum,” katanya.

Mahasiswa Ilmu Falak, Wika Winanti mengatakan bahwa acara ini menambah wawasan tentang rukyatul hilal.

“Acara ini sangat membantu untuk menambah wawasan tentang rukyatul hilal. Sehingga kita bisa mengetahui ternyata penetapan hilal memiliki rangkaian yang cukup panjang,” ucapnya.

Reporter: Febriyanti
Editor: Gojali

Tujuh Tuntutan KBMW Belum Temui Hasil Apa-apa
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Berikan Santunan Untuk Warga Tlogosari Wetan
AICIS 2024 Dibuka di UIN Walisongo, Nizar Ali: Ini Perkembangan Luar Biasa
PBAK 2018 Sebentar Lagi, Begini Progres Persiapannya
Tanggapi Tuntutan Aktivis UKM, Dema Keluarkan Press Release
TAGGED:Hilalplanetarium dan observatorium uin walisongorukyatul hilalrukyatul hilal 1445 hrukyatul hilal awal zulhijahuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Istiqomah latihan, menjadi kunci utama Ghafir raih juara 1 tartil al-Qur'an
SosokVaria Kampus

Turuti Saran Guru, Ghofir Raih Juara 1 Tartil Al-Qur’an

Redaksi SKM Amanat
2 April 2022
Mengenal Mata Uang Kripto dan Perbedaannya dengan Saham
Mahasiswa UIN Walisongo Harus Ajukan Keringanan untuk Dapat Pengembalian UKT 50%
Raih Keseimbangan dengan Ekonomi Hijau
Honi Havana: 3 Syarat Utama untuk Jadikan UIN Walisongo Kampus Pancasila
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mendung dan Gerimis, Hilal 1 Zulhijah Tidak Terlihat di Planetarium UIN Walisongo
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Mendung dan Gerimis, Hilal 1 Zulhijah Tidak Terlihat di Planetarium UIN Walisongo
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?