By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Menalar Hidup Santai Ala Nasruddin Hoja
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
ArtikelLifestyle

Menalar Hidup Santai Ala Nasruddin Hoja

Last updated: 16 Agustus 2022 8:48 pm
Ridho Alamsyah
Published: 16 Agustus 2022
Share
SHARE
Hidup santai ala Nasruddin Hoja
Ilustrasi Nasruddin Hoja. (Dok. Internet)

Masalah adalah dinamika kehidupan yang mau tak mau harus dihadapi oleh manusia. Mereka harus mencari strategi yang tepat agar permasalahan tersebut tak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Begitu pula dalam merespon suatu masalah. Terkadang, ada manusia yang menghadapi masalah sebagai tantangan sebagai wujud pengembangan diri. Ada juga yang menganggap permasalahan sebagai sebuah beban hidup yang tiada habisnya.

Manusia yang memandang permasalahan sebagai tantangan memiliki kesempatan untuk belajar lebih luas, lebih menerima keadaan, dan santai. Sebab mereka percaya bahwa pada hakikatnya manusia selalu dihadapkan dengan permasalahan, suatu masalah selesai maka masalah lainnya sedang menunggu giliran.

Berbeda dengan manusia yang memandang suatu permasalahan sebagai sebuah beban. Mereka cenderung lebih temperamental dalam menghadapi masalah. Akibatnya, masalah tidak terselesaikan dengan tuntas dan bisa memicu strees yang dapat menyerang kejiwaan seseorang. Tak hanya itu, pelajaran tentang penyelesaian masalah tidak didapatkannya.

Tetapi seorang sufi kelahiran Turki bernama Nasruddin Hoja membuat segala masalah menjadi sebuah lelucon. Ia selalu melihat permasalahan kehidupan dari sisi lain dengan meminimalisasi ketegangan yang terjadi antar dua buah pemikiran atau lebih dalam menilai suatu persoalan.

Sang sufi mengemas perspektifnya tentang suatu masalah dengan humor-humor yang mampu menggelitik. Bahkan tak sedikit yang memandangnya sebagai orang bodoh akibat dari tingkahnya yang konyol. Namun, humor-humor yang diciptakan Nasruddin memiliki makna yang penting dalam menghadapi berbagai permasalahan.

Mengutip kitab Al-Bashair wa al-Dakhar karya Abu Hayan bahwa,

“Jangan engkau jauhkan dirimu dari mendengar sesuatu tentang kejadian sederhana yang lucu. Sebab bila engkau tidak mau memperhatikannya, pemahamanmu akan menjadi picik dan watakmu menjadi kurang tanggap. Dan bila engkau tidak mampu menikmati segarnya humor, awan kelabu kehidupan yang serius bakal menghancurkan dirimu.”

Seperti kita tahu, orang-orang hari ini memiliki permasalahan yang lebih kompleks daripada zaman dahulu. Orang-orang cenderung terkecoh pada satu aturan yang mereka buat sendiri. Bahkan, membuat mereka saling adu fisik atas sebuah permasalahan yang sepele.

Dalam buku Humor Sufi II karya Sapardi Djoko Damono, disebutkan Nasruddin ketika mencari kuncinya yang hilang. Saat seseorang bertanya perihal di mana kemungkinan ia menghilangkan kuncinya. Kemudian tanpa diduga-duga ia menjawab bahwa kuncinya hilang di dalam rumah. Orang tersebut heran mengapa kunci yang hilang di dalam rumah itu justru mencarinya keluar. Dan Nasruddin beralasan bahwa di luar terang sekali, semantara rumahnya gelap gulita.

Jika ditelaah melalui nalar, maka apa yang dilakukan oleh Nasruddin Hoja akan membuat kita menggelengkan kepala. Seolah ia telah mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan.
Namun, ada semacam ketenangan dan kesantaian Nasruddin Hoja dalam menanggapi setiap permasalahan.

Apa yang telah dilakukan telah mencerminkan ketenangan batin yang dibangun. Seolah tak ada yang ditakuti melainkan Tuhan-Nya.

Penulis: Ridho

Mencari Kebenaran Agama di Media
Apa Sih, Standar Seorang Mahasiswa Menyandang Predikat Semester Tua
Melodi Pencari Ketenangan
Mata Lelah Akibat Menatap Gawai, Atasi dengan Metode 20-20-20
Kiat Menerapkan Gaya Hidup Frugal Living
TAGGED:Gaya hidup santailifestyleNasruddin hoja
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Beberapa mahasiswa FDK sedang berusaha menyelamatkan motor dari pohon tumbang di depan Labda FDK Kampus 3, UIN Walisongo, Semarang, Kamis (17/11/2022). (Twitter/@uinwsfess)
FeaturesUIN WalisongoVaria Kampus

Tindak Lanjut Korban Pohon Tumbang di FDK Masih Menjadi Tanda Tanya

Redaksi SKM Amanat
18 November 2022
Dugaan Plagiasi Rektor UIN Walisongo hingga Pencatutan Nama, Korban Beri Tanggapan
Penerima Beasiswa BI Menjadi Wisudawan Terbaik FST UIN Walisongo
Saat Kebenaran yang Diyakini Ternyata Sebuah Kebohongan
Kemenristekdikti Sediakan 1100 Beasiswa Bagi Dosen
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Menalar Hidup Santai Ala Nasruddin Hoja
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Menalar Hidup Santai Ala Nasruddin Hoja
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?