By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Languishing: Sebuah Perasaan Kestagnanan Hidup
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Languishing, Fenomena languishing kestagnanan hidup, Gangguan mental, Kesehatan mental, Kecemasan
Ilustrasi orang sedang merenung (istockphoto.com)
Artikel

Languishing: Sebuah Perasaan Kestagnanan Hidup

Last updated: 17 Maret 2024 3:37 pm
Revina Annisa Fitri
Published: 17 Maret 2024
Share
SHARE
Languishing, Fenomena languishing, Languishing bukan gangguan mental, Kesehatan mental, Kecemasan yang berlarut, Anxiety
Ilustrasi orang sedang merenung (istockphoto.com)

Pernahkah merasa hidupmu begitu-begitu saja? Dibalut kehampaan, tanpa punya tujuan hidup yang Jelas. Hal ini seolah membuatmu berada dalam belenggu COVID yang berkepanjangan. Seakan merasa lelah, padahal tidak melakukan pekerjaan berat. Kondisi seperti ini dikenal dengan istilah languishing.

Melansir dari website Very Well Mind, languishing adalah kondisi mental yang membuat seseorang merasa gelisah, apatis, merasa tidak tenang, dan kurang motivasi dalam hidup. Istilah ini dicetuskan pertama kali oleh seorang sosiolog, Corey Keyes (2022) yang menjelaskan konsep languishing dan flourishing yang terkait dengan kesehatan mental. Konsep languishing berfokus pada tidak adanya emosi positif terhadap kehidupan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami tantangan mental, emosional, dan relasional.

Menurut Psikolog dan dosen Fakultas Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Ratna Yunita Setiyani Subardjo (2023), ada beberapa hal yang menandakan seseorang mengalami languishing. Seseorang akan tidak fokus ketika mengerjakan sesuatu serta gelisah akan masa depan.

Languishing bukanlah gangguan mental dan sifatnya hanya sementara, yaitu dalam hitungan hari atau minggu saja. Meskipun demikian, hal ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Keadaan ini akan memunculkan anxiety atau kecemasan yang berlarut, hingga akhirnya berakibat pada kondisi fisik.

Languishing bisa diatasi dengan beberapa cara sederhana. Pertama, Mindfullness guna menyadari di mana kondisinya berada serta apa yang sedang dirasakan saat ini. Secara tidak langsung, mindfullness bisa menyadarkan seseorang untuk dapat menerima kondisi yang sedang dirasakan.

Kedua, mengerjakan apa yang disukai. Seseorang yang merasa hampa dan tidak punya tujuan hidup, bisa mencoba untuk refreshing dengan melakukan hobi atau hal yang disukai.

Ketiga, olahraga. Ritme sirkadian tubuh yang kurang bervariasi bisa menyebabkan pemikiran negatif atau perasaan hampa. Maka dari itu, seseorang membutuhkan olahraga untuk menyegarkan organ.

Keempat, menulis dan membakar. Orang yang mengalami languishing bisa melakukan terapi singkat dengan menulis hal-hal yang mengganggu pikiran dan perasaan. Kertas tersebut bisa dibuang atau dibakar setelahnya. Hal ini layaknya seolah membuang perasaan negatif yang mengisi hati dan pikiran.

Jika tidak terselesaikan, languishing akan membuat seseorang rentan terhadap masalah kesehatan mental di masa depan. Sangat penting bagi kita untuk mulai menyadari kehadiran languishing dan mengambil langkah untuk mengatasinya, seperti dengan tidak menganggap remeh permasalahan languishing, menjaga kesehatan mental, serta menentukan prioritas dari 3R (Refreshment, Rest, and Reward). Sebaiknya, jangan menganggap remeh suatu permasalahan yang berhubungan dengan diri sendiri. Segera cari solusi dan jangan berlarut berkepanjangan dalam kondisi yang tidak baik.

Revina Annisa Fitri

Sabotase Diri: Toxic yang Tidak Kita Sadari
Hal yang Harus Dilakukan dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Pilkada di TPS
4 Kesalahan Membaca Cerdas
Yang Merugi Saat Membenci Adalah Diri Kita Sendiri
Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?
TAGGED:anxietyfenomena languishingkecemasan mentalkecemasan yang berlarutlanguishinglanguishing bukan gangguan mental
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
UIN WalisongoVaria Kampus

Ajang Silaturahmi Antar Alumni, UIN Walisongo Kembali Gelar Reuni Akbar

Redaksi SKM Amanat
29 Mei 2022
Belum Genap 45 Hari, KKN Reguler Resmi Ditarik
Mata yang Mati
Ade Bhakti; 5 Cara Meningkatkan Personal Branding bagi Mahasiswa
Mengapa Perayaan Wisuda Masih Begitu Penting?
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Languishing: Sebuah Perasaan Kestagnanan Hidup
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Languishing: Sebuah Perasaan Kestagnanan Hidup
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?