By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kuliah Kebutuhan Tersier, Sekda Semarang; Butuh Pendidikan Vokasi Karena Hilirisasi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

Kuliah Kebutuhan Tersier, Sekda Semarang; Butuh Pendidikan Vokasi Karena Hilirisasi

Last updated: 25 Mei 2024 8:44 am
Revina Annisa Fitri
Published: 25 Mei 2024
Share
SHARE
Sekda Semarang, Kuliah kebutuhan tersier, Lonjakan UKT, Pendidikan vokasi, Kebijakan pemerintah,
Sekda Semarang, Iswar Aminuddin sedang memaparkan isi diskusi di Rosti Cafe, Pandanaran, Jumat (24/5/2024). (Amanat/Eka).

Amanat.id- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin menggelar Diskusi Terbuka “Pengembangan Kota Semarang dari Sudut Pandang Mahasiswa” di Rosti Cafe, Pandanaran, Jumat (24/5/2024).

Iswar turut mengundang perwakilan mahasiswa Perguruan Tinggi (PT) di Semarang untuk berdiskusi langsung dengannya.

Dalam sesi tanya jawab, Iswar Aminuddin menanggapi isu yang tengah ramai diperbincangkan tentang lonjakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan narasi ‘Kuliah adalah kebutuhan tersier’.

Menurutnya, lonjakan UKT yang terjadi hampir serentak di beberapa perguruan tinggi belakangan ini tidak memiliki tujuan untuk mempersempit setiap orang supaya dapat menempuh jenjang perkuliahan. Namun, kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut lebih diarahkan kepada pendidikan vokasi.

“Jangan suudzon dulu, mungkin ada kebijakan lain yang diarahkan ke pendidikan vokasi, karena Indonesia ada rencana hilirisasi,” ucap Iswar.

Tujuan pemerintah, lanjutnya, membuat kebijakan tersebut guna menyesuaikan anak Indonesia dengan kebutuhan perusahaan.

Dirinya pun mencontohkan kasus tingginya angka pengangguran terbuka di Kota Semarang.

“Dilihat dari perkembangannya, angka pengangguran terbuka di Kota Semarang tinggi dibanding daerah luarnya, karena kebutuhan pasar kerja dengan latar pendidikan tidak match,” paparnya.

Maka dari itu, lanjut Iswar, negara perlu pendidikan vokasi untuk menyesuaikan kebutuhan pasar kerja.

“Ketika sudah mampu menjadi negara industri, dibutuhkan orang-orang yang bisa menjawab tantangan itu, yaitu dari vokasi,” paparnya.

Dirinya juga menyarankan supaya pemerintah mengadakan pelatihan atau edukasi terkait kebutuhan pasar kerja.

“Melakukan pendidikan atau pelatihan kembali agar apa yang diharapkan perusahaan dapat terealisasi,” tutupnya.

Reporter: Revina

Aliansi Semarang Raya Gelar Aksi di Mapolda Jateng Desak Kasus Tewasnya Pelajar Arianto Tawakkal
Evaluasi 9 Tahun Jokowi, Korlap UIN Walisongo Harapkan Presiden Fokus Urus Negara
Belajar Pengawasan Pemilu Lewat Kartun
LPDUK Gelar Lomba Foto Semarakkan ASEAN Schools Games 2019, Yuk Ikutan!
Bupati Demak Puji Produk Teh Daun Jambu Air Karya Tim KKN UIN Walisongo
TAGGED:kebijakan pemerintahkuliah kebutuhan tersierlonjakan uktpendidikan vokasisekda semarang
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia KampusWarta Mahasiswa

Tim KKN Bersama DLH dan BPBD adakan Gerakan Bersih Kali

Mukhayatul Khoiroh
11 November 2019
Membincang Literasi Masa Kini: Sastra Semarang Piye Kabare?
Ketika Diam Menjadi Mematikan
Antisipasi Banjir, Warga Karangrandu Bersama Tim KKN Bersihkan Sampah
Ganggu Proses Perkuliahan, Pembangunan Landmark UIN Walisongo Tuai Kritikan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kuliah Kebutuhan Tersier, Sekda Semarang; Butuh Pendidikan Vokasi Karena Hilirisasi
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Kuliah Kebutuhan Tersier, Sekda Semarang; Butuh Pendidikan Vokasi Karena Hilirisasi
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?