By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kepala PSGA: 41,2% Mahasiswa Pernah Mengalami Pelecehan Seksual di Kampus
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
dampak kekerasan seksual
Tangkapan Layar Webinar “Pelecehan Seksual Kerap Terjadi: Kesetaraan Gender Sebatas Mimpi” Kelompok 29 KKN MIT DR ke-13 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada (27/01/2022) (Dok. Istimewa)
Varia Kampus

Kepala PSGA: 41,2% Mahasiswa Pernah Mengalami Pelecehan Seksual di Kampus

Last updated: 28 Januari 2022 4:59 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 28 Januari 2022
Share
SHARE
dampak kekerasan seksual
Tangkapan Layar Webinar “Pelecehan Seksual Kerap Terjadi: Kesetaraan Gender Sebatas Mimpi” Kelompok 29 KKN MIT DR ke-13 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada (27/01/2022) (Dok. Istimewa)

Amanat.id- Kekerasan seksual marak terjadi di tengah masyarakat. Merespon hal tersebut, Kelompok 29 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpadu (MIT) Dari Rumah (DR) ke-13 mengadakan webinar bertema “Pelecehan Seksual Kerap Terjadi: Kesetaraan Gender Sebatas Mimpi”. Kamis (27/01/2022).

Webinar tersebut mengundang narasumber langsung dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang Ruhudini Nurchayati. Selain itu, acara tersebut juga mengundang Titik Rahmawati selaku Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo sebagai keynote speaker.

Titik menjelaskan bahwa tindakan pelecehan seksual banyak terjadi di kampus. Berdasarkan hasil survei, 19,2% dosen dan tendik (tenaga pendidik) pernah mendapatkan komentar yang berbau seksual, membuat guyonan, dan cerita melecehkan yang dilakukan baik oleh orang yang bekerja di UIN Walisongo maupun mahasiswa. Selain itu, 41,2% mahasiswa juga pernah mendapatkan hal yang sama.

“Ternyata masih banyak mahasiswa maupun mahasiswi yang mendapat pelecehan, baik verbal maupun non verbal,” terang Titik.

Jenis kekerasan itu antara lain, relasi personal, perdagangan manusia, kejahatan seksual, dan relasi keluarga. Kekerasan itu sendiri memberikan dampak seperti pelanggaran intensitas tubuh, penurunan harga diri dan percaya diri, tidak aman dan tidak dipercaya.

Titik juga menjelaskan bahwa UIN Walisongo telah menjadi salah satu kampus responsif gender. Sebab telah memenuhi seluruh syaratnya. Yaitu mempunyai profil gender, lembaga PSGA, SK Rektor soal pengarusutamaan gender, penelitian berbasis gender, dan mewujudkan kampus yang aman, damai, dan bebas dari kekerasan seksual.

“Sebagai kampus riset terdepan, kita harus bangga menjadi bagian dari kampus yang responsif gender, dan memiliki fasilitas penunjang implementasi SK Rektor yang lengkap mengenai pencegahan kekerasan seksual,” ujar Titik.

Bagi para dosen, tendik, dan mahasiswa diharapkan mampu mewujudkan kampus responsif gender. Selain itu, bagi yang merasa mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, bisa segera melapor kepada lembaga PSGA di UIN Walisongo.

Nurchayati dari DP3A Kota Semarang juga menambahkan jika laki-laki dan perempuan itu memiliki peran yang sama. Sehingga kesetaraan gender dalam proses pembangunan nasional perlu diwujudkan bersama-sama.

“Kesetaraan gender itu perlu diwujudkan bersama-sama. Karena laki-laki dan perempuan punya peran yang sama. Mereka sama-sama bisa berpartisipasi dalam keamanan, pertahanan, ekonomi, dan juga kesamaan untuk menikmati hasil pembangunan,” tutup Nurchayati.

Reporter: Ika Asmani

Editor: Erlita Mirdza S

Gandeng Mahesa Institue, WEC UIN Walisongo Gelar Webinar TOEFL
Mudahkan Mahasiswa Lolos TOEFL dan IMKA, PPB Rilis Platform E-learning Bagi Peserta Kursus
Sampah Berserakan saat Unjuk Rasa Evaluasi 9 Tahun Jokowi; Bertentangan dengan Norma
UIN Walisongo Siapkan Sistem Kuliah Tatap Muka Pasca Lebaran
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Wujudkan Moderasi Beragama
TAGGED:genderkekerasan seksualpsga
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
NasionalVaria Kampus

Presiden Anugerahkan Lencana Teladan Nasional 2019 Pada Anggota Racana Walisongo

Iin Endang Wariningsih
15 Agustus 2019
Penebangan di Kampus Hijau, Untuk Apa?
SKM Amanat Adakan Peluncuran Majalah Soeket Teki dan Dialog Sastra bersama Ahmad Tohari
American Corner Hadirkan Duta Besar USA dalam Acara Public Lecture
Peserta Kecewa Jusuf Kalla tak Hadir, Ini Klarifikasi Ketua Panitia PAg
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kepala PSGA: 41,2% Mahasiswa Pernah Mengalami Pelecehan Seksual di Kampus
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Kepala PSGA: 41,2% Mahasiswa Pernah Mengalami Pelecehan Seksual di Kampus
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?