By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kampus dalam Belenggu Rekor
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Sumber ilustrasi: walisongo.ac.id
Opini

Kampus dalam Belenggu Rekor

Last updated: 25 November 2020 6:46 am
Shafril Hidayat
Published: 25 November 2020
Share
SHARE
Sumber ilustrasi: walisongo.ac.id

Sebagai seorang jurnalis kampus, kegiatan bolak-balik dari gedung Rektorat adalah hal yang biasa dilakukan. Di ruang tunggu Gedung Rektorat Kampus 1 lantai 2, ada sebuah almari dengan kaca transparan, berisi puluhan piala penghargaan yang diperoleh. Mengapa almari piala penghargaan ditaruh di ruang tunggu?

Tidak lain adalah ingin mendapatkan sebuah pengakuan dari siapa yang berkunjung ke Gedung Rektorat, bahwa dengan piala penghargaan yang di dapat oleh kampus maka ia akan dianggap ada dan menuju ke yang terbaik, atas raihan yang sebegitu banyaknya.

Haus pengakuan kiranya tidak hanya berhenti di situ saja. Dan keinginan untuk diakui kiranya memang sebuah hal yang lumrah bagi setiap kampus. Seperti beberapa perguruan tinggi bercita-cita menjadi kampus yang diakui dan masuk dalam kategori Green University (Kampus Hijau), Kampus moderasi, hingga World Class University.

Kemudian upaya-upaya apapun dilakukan oleh masing-masing kampus, untuk mendapat rekor seperti itu. Namun terkadang pihak kampus terlena dengan memulai perbaikan-perbaikan yang sebenarnya kurang terlalu prioritas dalam pemenuhan kebutuhan mahasiswa. Tapi demi untuk memenuhi indikator mencapai rekor yang telah disepakati, akhirnya kampus hanya fokus pada indikator penilaian atau pemeringkatan pada rekor menuju, misalnya World Class University. Meskipun pada akhirnya substansi pendidikan itu seringkali terlihat diabaikan.

Dalam pandangan Mahmud Junus melalui buku berjudul Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia (1979) menjelaskan: “Pendidikan Islam adalah berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan bertujuan akhlak yang mulia dengan tidak melupakan kemajuan dunia dan ilmu pengetahuan yang berguna untuk perseorangan dan kemasyarakatan.”

Meskipun buku itu tergolong terbitan lama, kiranya masih cukup relevan untuk mengetahui dasar hadirnya pendidikan itu apa.

Saat diamati dari yang diungkapkan Mahmud Junus, tak ada sebuah kata rekor, pengakuan, penghargaan. Tapi memang dalam sejarahnya sebuah pendidikan Islam subtansinya merujuk pada meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, dengan peningkatan ilmu pengetahuan. Atau kalau diamati kembali nyaris sama tujuannya dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Meskipun memang pada dasarnya rekor-rekor seperti itu, dijadikan ukuran supaya ada visi yang jelas. Hingga ada tahapan-tahapan untuk mencapainya. Namun di sisi lain, ketika kita berbicara rekor atau penghargaan kepada kampus, maka dapat diartikan rekor tersebut adalah salah satu bonus.

Dalam konteks ini bonus didapat karena kinerja maksimal dalam memajukan pendidikan. Dengan menyelesaikan problem akar rumput di kampusnya sendiri. Dan berupaya mengembangkannya secara maksimal tanpa melupakan mahasiswa dalam penentuan kebijakan dan lainnya. Sebab pelayanan terhadap mahasiswa kiranya adalah sesuatu yang sangat prioritas, demi meningkatkan peradaban ilmu pengetahuan di Indonesia. Bukan rekor dan lainnya.

Penulis: M. Shafril

Penerima LPDP Tak Wajib Pulang, Picu Fenomena Brain Drain?
[Refleksi Hari Lahir Pancasila] Makna Pancasila dan Keadaan Indonesia Hari Ini
Kampanye Sesat Iklan iPad Pro
Mengatasi Krisis Identitas Diri
Seni Membentuk Manusia dan Problem Pendidikan Karakter
TAGGED:citra kampusgreen campuskampus rekorworld class university
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Akademik

Beberapa Jam Lagi, Pengumuman SBMPTN 2018 Dibuka

Rima Dian Pramesti
3 Juli 2018
Tekad “Pulang Harus Bawa Gelar” Hantarkan Siti Jadi Wisudawan Terbaik FSH
Pentingkan Suara Semata, Sumber Apatisme Politik di Masyarakat
Gelora Harlah ke-45, KSK Wadas Kembali Launching Lagu hingga Produksi Film
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak TP PKK Buat Minuman Herbal Peningkat Imun
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kampus dalam Belenggu Rekor
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Kampus dalam Belenggu Rekor
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?