By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Intrik Menggelitik Dunia Dhemit
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Features

Intrik Menggelitik Dunia Dhemit

Last updated: 18 Juli 2018 8:54 pm
Wiwid Saktia
Published: 8 Desember 2016
Share
SHARE
MENCEKAM : Lurah Dhemit beserta kroni-kroninya sedang mengatur siasat untuk menggagalkan kepala proyek menebang pohon preh.
Amanat – Pergesekan gagasan dan perebutan kekuasaan dalam dunia tak ubahnya sebuah kewajiban yang harus terjadi. Keduanya bisa kejam, saling jegal, lawan dan kadang ada pula yang berujung damai demi sebuah kepentingan.
Tak hanya melibatkan manusia. Makhluk dari “dunia lain” pun juga dapat bersengketa dengan manusia. Hingga bisa melahirkan intrik, tipu daya hingga kisah-kisah menggelitik lainnya.
Tema itu menjadi penampilan pembuka yang dipentaskan oleh Komunitas Seni Kampus (KSK) Wadas Fakultas Dakwah dan Komunikasi  (FDK) dalam merayakan Hari Lahir (Harlah) Ke-37 di Laboratorium Dakwah (Labda) FDK Universitas Islam Negeri (UIN) Semarang. Rabu, (7/16).
Dasar cerita itu berasal dari naskah Dhemit yang mengambil latar sebuah desa yang akan digusur untuk pembangunan proyek. Awal cerita dimulai saat Rajeg Wesi sebagai kepala proyek mengaku bingung saat mengalami banyak keganjilan ketika proses pengerjaan proyek berlangsung.
Selain para pekerjanya yang tiba-tiba sakit, hilangnya Suli, konsultan proyek membuat Rajeg Wesi kalang kabut. Walhasil ia pun meminta bantuan sesepuh desa untuk mencari Suli. Meski awalnya Rajeg Wesi curiga bahwa hilangnya Suli merupakan akal-akalan dari sesepuh desa.
Namun, nyatanya kecurigaan itu tak terbukti. Karena misteri hilangnya Suli ternyata disebabkan oleh para penghuni pohon preh yang tidak terima akan digusu demi memuluskan rancangan proyek itu.
Para penghuni itu ialah jin pohon preh sebagai lurah para dhemit yang konsistent. Lalu gendruwo, dhemit yang terbuka tapi temperamental. Sedangkan Wilwo dhemit yang berlagak cerdas, Sementara Egrang dhemit yang suka mengeluh,   Selanjutnya Sawan dhemit penyebar penyakit, dan terahir Kuntilanak dhemit penggoda yang banyak memancing gelak tawa penonton. 
ADEGAN : Rajeg Wesi sinis saat Sesepuh Desa memintanya untuk mengurungkan niatnya menebang pohon preh.
Masalah jadi ruwet lantaran Rajeg Wesi bersikukuh untuk tetap menebang pohon preh tersebut. Untungnya, sesepuh desa bisa bernegoisasi dengan penghuni pohon itu dan melakukan perjanjian dengan Rajeg Wesi agar tak menebang pohon tersebut, dengan imbalan akan mengembalikan Suli ke dunia nyata.
Cerita seru dan pentas yang menarik, disajikan dengan nilai lokalitas yang tinggi. Pun begitu, dalam pentas itu memiliki himbauan untuk melestarikan alam dan menghormati lingkungan.
Sukron Mubarok, sutradara Dhemit mengatakan, pesan yang ingin di sampaikan dari pementasan itu ialah manusia sebagai makhluk yang berakal janganlah meniru perangai Rajeg Wesi yang tamak.
Ia yang tamak, kata Sukron, selalu menghalalkan segala cara. Meski melanggar semua aturan yang ada, hanya demi keinginannya terwujud. “Sebisa mungkin kita tidak meniru laku hidupnya itu,” kata Sukron.
Terkait pemilihan naskah, ia menjelaskan, naskah tersebut dipilih karena banyaknya pemain yang harus terlibat. Mengingat sekitar 28 aktor harus dilibatkan dalam pementasan tersebut.
Disisi lain, lanjut Sukron, ia mengaku sudah pernah belajar sedikit tentang naskah Dhemit waktu SMA. Hal itu pula yang mendasari pemilihan naskah itu sejak pertama kali ditunjuk sebagai sutradara.
“Naskah ini punya kans lebih untuk dipentaskan,” ujarnya.
Dalam peringatan Harlah itu, juga turut ditampilkan naskah teater Setan Dalam Bahaya dengan sutradara Rohman. Lalu, pemutaran film karya firda berjudul Melu Aku Yok dan film Belum Siap yang di sutradarai oleh Syaikhu Lutfi.
(Wiwid Saktia. N)

Kepala PPM UIN Walisongo Himbau Mahasiswa Harus Bangun Integritas
Agen Koran Adaptasi Zaman
Menyatu dengan Alam Ala NU Backpacker Ungaran
Lakon Tampoma dalam Bingkai Perlawanan
PekaKota Forum ke 76 Sebagai Ruang Refleksi Menjaga Tradisi, Merawat Lingkungan
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Muhibbin Ingin Orsenik 2017 Berjalan Tertib

Redaksi SKM Amanat
22 September 2017
Ketua SPS Januar Tegaskan Komitmen terhadap Kualitas Jurnalisme
Puisi Orang Mabuk
Paradigma Terhadap Tri Dharma PT dan Unity of Sciences
Ketahanan Lintas Generasi dalam Dunia Kerja
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Intrik Menggelitik Dunia Dhemit
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Intrik Menggelitik Dunia Dhemit
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?