By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Intelektualitas Edward Said dan Cara Menjadi Intelektual Menurut Ahmad Muqsith
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Intelektualitas Edward Said dan Cara Menjadi Intelektual Menurut Ahmad Muqsith

Last updated: 12 Oktober 2020 12:04 pm
Shokhiful Fikri
Published: 10 Oktober 2020
Share
SHARE
Tangkap layar acar webinar series yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Idea UIN Walisongo Semarang (Dok. Istimewa)

Amanat.id- Dalam webinar manajemen pengembangan diri di era new normal hari kedua yang diadakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Idea, Ahmad Muqsith memaparkan tentang bagaimana menjadi seorang intelektual melalui aplikasi Zoom meeting pada Sabtu (10/10/20).

Demisioner kru LPM Idea 2011 tersebut menjelaskan tentang intelektual dari sudut pandang beberapa tokoh.

Mengambil contoh dari Edward Said, Muqsith menjelaskan bahwa intelektual adalah pribadi dengan peran publik tertentu yang tidak bisa direduksi sebagai pribadi yang hanya berkompeten pada bidangnya saja.

Menurutnya, Edwar Said tidak setuju jika seseorang yang intelektual di salah satu bidang kemudian dilarang berbicara tentang bidang lain karena dianggap tidak berkompeten.

“Di sini, Edward Said juga menolak kalau misalnya intelektual di bidang keagaamaan kemudian dia dilarang berbicara politik karena dianggap tidak berkompeten,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Muqsith membenarkan pemikiran edwar said bahwa intelektual tidak boleh direduksi karena pada masa sekarang, semuanya sudah multi dimensi dan saling tertaut satu sama lain.

“Misal ada seorang analis hukum, dia tanpa tahu isu-isu lingkungan atau agraria, dia akan kehilangan sesuatu untuk menangkap suatu hukum secara keseluruhan,” Terang muqsith.

Di samping memberikan penjelasan tentang intelektualitas, ia juga memberikan cara-cara untuk menjadi seorang intelektual. Setidaknya ada empat cara yang diberikan Ahmad Muqsith.

Pertama, berani mengambil beban tanggungjawab. Kedua, mau dan mempu mengasah diri. Ketiga, membuat pola pengembangan strategis. Keempat, membentuk lingkungan yang intelektual.

Terakhir, Muqsith menyarankan kepada peserta webinar untuk membentuk mind mapping atau pemetaan pikiran dengan serius dan istiqomah agar terbiasa berpikir secara sistematis, kritis, dan runtut. Menurutnya, hal ini dapat menjadikan kita sebagai intelektual di bidang apapun yang diingankan nantinya.

“Kalau kalian serius dalam melakukan mind mapping, nanti akan terbiasa berpikir sistematis, kritis, dan runtut sehingga kalian bisa menjadi intelektual apapun yang kalian inginkan,”pungkasnya.

Reporter: Muhamad Shokhiful Fikri

Bentrok Rapat Kerja, UIN Walisongo Undur Wisuda Periode Mei
Ini Atraksi Menwa yang Menghebohkan Mahasiswa Baru
Lulus Nonskripsi Jalur Artikel SINTA 3, Viosa Jadi Wisudawan Terbaik FITK
Lewat Webinar, HMJ Ilmu Politik Ajak Mahasiswa Baru Melek Dunia Politik
Siapkan Gedung FK, Perkuliahan Mahasiswa FDK UIN Walisongo Dialihkan ke Kampus 1
TAGGED:edward saidintelektualitaspengembangan intelektual
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
WR 3 UIN Walisongo, Aktivis Mahasiswa, Mahasiswa UIN Walisongo, Lulus di Bawah Semester 8, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

WR 3 UIN Walisongo Imbau Aktivis Mahasiswa Lulus di Bawah Semester 8

Redaksi SKM Amanat
7 Maret 2024
Ikhrom, Guru Besar PAI yang Bertekad Melawan Takdir tuk Gapai Mimpi
LRD UIN Walisongo Gelar Kompetisi Debat Usung Tema ‘Etika dalam Praktik Hukum’
Cegah Penyakit Berbahaya, ini 5 Buah yang Mengandung Antioksidan
Catat Tanggalnya, Kemenag Akan Buka Pendaftaran Beasiswa Santri Berprestasi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Intelektualitas Edward Said dan Cara Menjadi Intelektual Menurut Ahmad Muqsith
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Intelektualitas Edward Said dan Cara Menjadi Intelektual Menurut Ahmad Muqsith
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?