By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ini Filosofi Toga yang Harus Wisudawan Tahu
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Artikel

Ini Filosofi Toga yang Harus Wisudawan Tahu

Last updated: 18 Juli 2018 12:06 pm
Rima Dian Pramesti
Published: 6 Maret 2018
Share
SHARE
Ilustrasi mahasiswi memakai toga. Sumber: auramuslim.com

Skmamanat.com – Toga merupakan salah satu perlengkapan wajib saat wisuda. Proses untuk bisa memakai toga tak mudah. Kamu harus berjuang bertahun-tahun melalui masa kuliah agar kamu bisa memakainya dengan bangga saat wisuda.

Tentunya kamu sudah tak asing dengan bentuk toga. Tapi, di balik bentuk toga yang biasa kamu lihat tersebut, ternyata memiliki makna tersendiri. Nah kamu harus tahu apa arti dari toga yang akan kamu pakai saat wisuda nanti.

Sebagaimana dikutip dari laman inovasee.com, berikut makna toga wisuda:

1. Warna hitam yang berati kegelapan

Seperti yang sering kita lihat, toga identik dengan warna hitam. Tapi apa sebenarnya arti di balik warna hitam? Warna hitam melambangkan keagungan. Selain itu, warna hitam mempunyai kesan misterius dan juga gelap yang jelas.

Warna hitam pada toga yang berarti misteri dan kegelapan inilah yang harus dikalahkan oleh seorang sarjana. Dengan ilmu pengetahuan yang selama ini didapatkan pada masa kuliah, seorang sarjana diharapkan dapat menyibak kegelapan.

2. Topi persegi yang artinya sudut pandang

Apakah kalian pernah bertanya kenapa topi wisuda harus persegi? Nah, ternyata sudut-sudut pada topi ini dimaksudkan agar mahasiswa yang telah memakainya, dituntut untuk berpikir secara rasional. Tidak hanya itu, topi toga juga berarti seorang sarjana harus memandang sesuatu dari berbagai sudut pandang. Jangan sampai setelah lulus dari perguruan tinggi, tapi pikiran dan perbuatannya  masih saja sempit dan labil.

3. Maksud pemindahan tali toga dari kiri ke kanan

Pada saat puncak acara wisuda, umumnya sarjana dipanggil satu persatu untuk maju ke depan. Kemudian tali pada topi toga akan dipindah oleh Rektor dari kiri ke kanan.

Ternyata pemindahan tali pada topi toga diibaratkan sebagai otak. Awalnya di sebelah kiri karena pada saat kuliah, mahasiswa menggunakan otak kiri yang berhubungan materi, bahasa, dan juga hafalan. Ketika wisuda, tali dipindah ke kanan dengan harapan sarjana lebih menggunakan otak kanan yang berhubungan dengan daya imajinasi, kreativitas dan juga inovasi.

Seorang sarjana, diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan untuk dirinya sendiri dan orang lain dengan bekal kreativitas, imajinasi dan juga inovasi.

Tidak hanya menggunakan otak kiri saja yang pada dasarnya hanya materi dan masih mengandalkan perkerjaan pada orang lain. Selain itu tali toga juga diibaratkan sebagai simbol pita pembatas buku. Pembatas akan dipindahkan saat membuka lembaran buku yang baru. Ini diartikan sebagai seorang sarjana hendaknya terus belajar dan menambah wawasan walaupun sudah lulus dan wisuda sehingga ilmunya berkembang.

Penulis: Rima Dian Pramesti

Orang Miskin Dilarang Rayakan Valentine
Cinta atau Harapan, Mana yang Sebenarnya Menyakitkan?
Drama Pemilu yang Terus Berlanjut
Masih Jarang Diteliti, Skripsi Rifai Jadi Skripsi Terbaik Universitas
Penerima LPDP Tak Wajib Pulang, Picu Fenomena Brain Drain?
TAGGED:filosofi togawisuda
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Film

[Resensi Film] Dewasa Belum Tentu Paham Seks Education

Redaksi SKM Amanat
11 November 2021
Gadis Asal Purwodadi Ini Jadikan Mendaki Sebagai Hobi
Memahami Kartun Sebagai Media Penyampaian Pesan dan Kritik
Sempat Terhalang Restu, Tak Surutkan Semangat Heni untuk Berprestasi
UIN Walisongo Buka Wacana Opsi Tugas Akhir Mahasiswa Tanpa Skripsi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ini Filosofi Toga yang Harus Wisudawan Tahu
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Ini Filosofi Toga yang Harus Wisudawan Tahu
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?