By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Hari Bebas Kendaraan, Masuk Kampus Wajib Pakai Stiker
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Hari bebas kendaraan uin walisongo
Beberapa motor terparkir di depan gedung PKM Universitas saat acara PBAK (03/08/2022) (Amanat/Fathur)
PBAK 2022UIN Walisongo

Hari Bebas Kendaraan, Masuk Kampus Wajib Pakai Stiker

Last updated: 4 Agustus 2022 8:41 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 3 Agustus 2022
Share
SHARE
Hari bebas kendaraan uin walisongo
Beberapa motor terparkir di depan gedung PKM Universitas saat acara PBAK (03/08/2022) (Amanat/Fathur)

Amanat.id- Berdasarkan Surat Edaran No.3106/Un.10.0/R.2/KM.05.02/07/2022 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mewajibkan seluruh civitas akademika baik dosen, pegawai maupun mahasiswa untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor ke kampus. Kebijakan ini diberlakukan dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Pada Selasa-Jumat (2-5/08/2022).

Dalam surat edaran tertulis kebijakan bebas kendaraan diberlakukan di kampus 2 dan kampus 3 UIN Walisongo yang dimulai dari pukul 06.00-18.00 WIB. Akan tetapi, setelah pukul 18.45 WIB kendaraan bermotor masih dilarang masuk ke area kampus.

Satuan Pengamanan (Satpam) kampus 3 ketika ditanyai mengenai penjagaan ketat di depan gerbang kampus karena kebijakan bebas kendaraan diberlakukan selama full satu hari atau 24 jam. Meskipun demikian, beberapa kendaraan bermotor masih berlalu-lalang di sekitar kampus yang kemudian disanggah bahwa kendaraan tersebut milik panitia.

“Tidak boleh masuk ke dalam kecuali panitia pakai stiker,” ujar salah satu satpam pada pengendara motor yang mencoba masuk ke dalam area kampus.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U), Shofiyul Amin menjelaskan bahwa terdapat kesalahan waktu operasional pelaksanaan hari bebas kendaraan.

“Terdapat kesalahan memang dalam edaran kemarin yang bertuliskan jam 06.00-18.00 WIB dan sempat muncul pertanyaan jika lebih dari jam tersebut maka diperbolehkan memakai kendaraan. Maka akhirnya pada rapat pimpinan bersama Rektor menginstruksikan kepada dekan-dekan bahwa tidak hanya di jam tersebut. Akan tetapi, diberlakukan 24 jam yang baru disosialisasikan ke satpamnya satu hari setelahnya. Sehingga, pada pra PBAK banyak motor yang tidak berstiker masuk kampus,” ucapnya.

Shofiyul menambahkan bahwa panitia PBAK bekerja sama dengan satpam guna mencatat plat nomor motor yang melanggar.

“Kami sudah berkoordinasi dengan satpam dan teman-teman keamanan untuk mencatat plat motor yang tidak berstiker yang masuk ke kampus. Bahkan teman-teman yang motornya berstiker juga diajak koordinasi agar mencatat plat nomornya,” jelasnya.

Ketua Panitia PBAK 2022, Dannie Rovie Assan menjelaskan bahwa yang diperbolehkan masuk kampus dan mendapatkan stiker adalah Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F), DEMA-U, beberapa tim pengawas, dan mobil-mobil akomodasi.

“Untuk DEMA-F hanya mendapatkan lima stiker, karena mengikuti aturan edaran yang sudah dibagikan, beberapa mobil akomodir, mobil vendor, ambulance dan mobil kebersihan. Jadi, hanya beberapa kendaraan yang diperbolehkan masuk,” jelasnya.

Dannie juga menjelaskan tidak hanya mahasiswa, melainkan dosen juga harus memiliki stiker supaya bisa masuk kampus dengan kendaraan.

“Dosen juga diharapkan tidak membawa motor karena dari pihak universitas sudah menyediakan mobil golf, elf kecil dan mobil hiace untuk akomodasi bapak-ibu dosen. Jadi, memang dari tingkat rektor sampai kebawah tidak diijinkan masuk apabila tidak memiliki stiker, kecuali yang memang benar-benar urgent,” jelasnya.

Menanggapi kendaraan yang masih berkeliaran tanpa stiker PBAK, ia menjelaskan bahwa sudah ada tim keamanan yang bertindak. Bagi pegawai atau dosen yang melanggar ditindak oleh panitia yang berasal dari pimpinan.

“Sebenarnya kita sudah mengerahkan tim keamanan untuk berkeliling kampus 2 sampai kampus 3 untuk menindaklanjuti kendaraan yang melanggar,” ungkapnya.

Mahasiswa baru, Husni Mubarok mengaku setuju dengan ditetapkannya hari bebas kendaraan ini.

“Saya setuju dengan kebijakan ini, karena kalau bawa motor akan terjadi kemacetan dan menjadi tidak kondusif,” tuturnya.

Mengenai pemberlakuan hari bebas kendaraan pada hari kedua pelaksanaan, Amanat.id mencoba menghubungi Wakil Rektor II, Abdul Kholiq selaku penandatangan surat edaran tersebut. Namun, ketika dihubungi dan ditemui diminta membuat janji terlebih dahulu kemudian dilimpahkan pada staf lain yang berada di lingkup bawahnya. Sementara itu, satpam kampus yang sejak pagi tadi berada di sekitar acara PBAK saling melempar dan kami diminta menemui kepala keamanan langsung. 

Reporter: M. Fathur
Editor: Nur Rzkn

Paper Mob PBAK 2023 UIN Walisongo Angkat Tema Kasus Agraria Indonesia
Cara Mengontrol Perilaku Konsumtif di Bulan Ramadan
UU TPKS Menjadi Wujud Nyata Negara dalam Mencegah Kekerasan Seksual
Persiapkan Karier Mahasiswa, DEMA FPK UIN Walisongo Adakan Job Seeking Strategies
Book Drop Masih Belum Bisa Digunakan, Ketua Perpustakaan Sebut Terkendala Spare Part
TAGGED:bebas kendaraanpbak 2022uin walisongowajib pakai stiker
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Kemiskinan Kultural, Kemiskinan Strukrural, Takdir Tuhan, Negara Berkembang, Ketidaksetaraan Akses
Artikel

Masyarakat dan Kemiskinan Kultural

Rizki Gojali
12 Januari 2025
Manajemen dan Gizi Jadi Prodi Favorit Camaba UIN Walisongo Jalur SNBT 2024!
Dirjen Sains Teknologi Kemdiktisaintek Kutip Pesan Arsene Wenger, Tekankan Fokus Keahlian Mahasiswa
Pasca Pemilu Kembali pada Khittah Persaudaraan
Beredar Informasi KKN ‘Hantu’, LP2M Angkat Bicara
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Hari Bebas Kendaraan, Masuk Kampus Wajib Pakai Stiker
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Hari Bebas Kendaraan, Masuk Kampus Wajib Pakai Stiker
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?