By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Eksistensi Laki-laki dalam Lingkup Kesetaraan Gender
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Eksistensi Laki-laki dalam Lingkup Kesetaraan Gender

Last updated: 22 Mei 2024 12:22 pm
Revina Annisa Fitri
Published: 22 Mei 2024
Share
SHARE
Kesetaraan gender, Gender dalam perspektif laki-laki, Eksistensi laki-laki, Konteks kesetaraan gender, UIN Walisongo,
Nur Hasyim sedang menjelaskan kesetaraan gender dalam perspektif laki-laki di Gedung Amcor Kampus 3 UIN Walisongo, Rabu (22/5/2024). (Amanat/Revina).

Amanat.id- American Corner (Amcor) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo bersama US Embassy Jakarta mengadakan Talkshow “Gender Equality and Women’s Right Gender in Men’s Perspective in Islam” di Gedung Amcor Kampus 3, Rabu (22/5/2024).

Co-founder “Aliansi Laki-laki Baru”, Nur Hasyim menjelaskan tentang kesetaraan gender dari perspektif laki-laki.

Hasyim menuturkan bahwa laki-laki harus terlihat dalam diskusi gender equality.

“Penting laki-laki dibuat visible, biar terlihat dalam diskusi kesetaraan gender,” tambahnya.

Hal tersebut, lanjutnya, bertujuan agar laki-laki dikritisi dan tidak memunculkan toxic masculinity.

“Laki-laki bersembunyi dalam diskursus kesetaraan gender, akibatnya mereka tidak dikritisi, kemudian muncul toxic masculinity,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Hasyim, laki-laki memiliki kebebasan untuk menjadi diri sendiri, tanpa khawatir di-stigma oleh masyarakat.

“Mereka memiliki kebebasan untuk menjadi diri sendiri, tanpa khawatir di-stigma karena memilih jalan yang berbeda dari biasanya, misalnya menjadi bapak rumah tangga,” ucapnya.

Ia juga menuturkan, sejak kecil laki-laki dibatasi mengekspresikan emosi manusiawi.

“Sejak kecil laki-laki dibatasi mengekspresikan emosi manusiawi, dengan alasan ‘anak laki-laki kok cengeng kayak perempuan’,” katanya.

Menurutnya dalam konteks kesetaraan gender, laki-laki tidak harus melakukan hal berisiko untuk tampil maskulin.

“Laki-laki tidak harus mengambil pekerjaan berisiko hanya untuk menunjukkan masculinity mereka,” tegasnya.

Hasyim mengatakan bahwa dalam gender equality, seseorang bisa belajar berkompromi dan bernegosiasi.

“Gender equality belajar tentang kompromi dan bernegosiasi, gak ada yang ‘kita selesaikan dengan cara laki-laki’,”

Tak hanya itu, Hasyim juga menuturkan bahwa laki-laki harus sadar akan kekuasaan yang dimiliki.

“Laki-laki harus sadar akan privilege dan kekuasaan mereka, supaya tidak memonopoli gerak perempuan,”

Lanjutnya, laki-laki juga harus berkomitmen untuk tidak melakukan pelecehan terhadap perempuan.

“Laki-laki commit tidak melakukan pelecehan terhadap perempuan,” katanya.

Ia mengatakan, menyuarakan kesetaraan gender menjadi salah satu cara untuk mengikuti teladan Nabi.

“Nabi Muhammad adalah laki-laki dan dia menyuarakan kesetaraan gender,” tutupnya.

Reporter: Revina Annisa

Ketua KUB Jateng Sebut Cinta Tanah Air Sebagai Akar Wawasan Kebangsaan
Sempat Didesak, DEMA UIN Walisongo Klarifikasi Anggaran Korelasi 2022
Pentingnya Pelajari Kajian Marxisme Menurut Dede Mulyanto
Yuk Cek Akreditasi Prodi S1 FDK UIN Walisongo Terbaru di Sini!
Wajib Tahu! Berikut 5 Prodi UIN Walisongo dengan Peminat Terbanyak Jalur SNBP 2026
TAGGED:eksistensi laki-lakigender dalam perspektif laki-lakikesetaraan genderkonteks kesetaraan genderuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

KSR UIN Walisongo Peroleh 110 Kantong Darah

Wiwid Saktia
3 Maret 2017
Diriku di Mereka
Ini Tanggapan KH.Fadlolan Soal Wacana Pembubaran HTI
Dema UIN Walisongo Hadirkan Dua Kandidat Pilgub Jateng Saat Pelantikan
Ramai Urus Surat Keterangan Bebas Perpustakaan Meski Pendaftaran Wisuda Ditutup
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Eksistensi Laki-laki dalam Lingkup Kesetaraan Gender
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Eksistensi Laki-laki dalam Lingkup Kesetaraan Gender
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?