By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Edukasi Masyarakat Desa Pamongan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Penyuluhan Sertifikasi Halal
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Edukasi Masyarakat Desa Pamongan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Penyuluhan Sertifikasi Halal

Last updated: 14 Juli 2023 2:18 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 14 Juli 2023
Share
SHARE
Mahasiswa KKN UIN Walisongo, KKN UIN Walisongo, Penyuluhan Sertifikasi Halal
Mahasiswa KKN UIN Walisongo sedang melakukan penyuluhan sertifikasi halal di Desa Pamongan, Kamis (13/07/2023). (Dok. Khusus).

Amanat.id- Mahasiswa Posko 113 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpadu (MIT) ke-16 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Penyuluhan Sertifikasi Halal di Desa Pamongan, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Kamis (13/07/2023).

Koordinator Desa Posko 113, Farid Nur Rohim mengatakan bahwa penyuluhan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya sertifikasi halal.

“Penyuluhan ini dilakukan dalam rangka mengedukasi masyarakat terkait pentingnya sertifikasi halal. Kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang akan berlaku mulai tanggal 17 Oktober 2024,”

“Mewajibkan semua produk makanan, baik dari pabrik besar maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), harus memiliki sertifikasi halal untuk menghindari sanksi.” jelasnya.

Ia berharap agar penyuluhan tersebut dapat bermanfaat bagi produsen makanan yang belum mengetahui pentingnya sertifikasi halal.

“Semoga bisa memberikan manfaat terhadap produsen makanan yang belum mengetahui pentingnya sertifikasi halal sehingga para pedagang dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan atas halalnya produk dan menjaga kepercayaan konsumen,” harapnya.

Salah satu mahasiswa KKN Posko 113 yang juga merupakan pendamping sertifikasi halal, Rifi Laila Fitri Permonoputri hadir sebagai pemateri.

Rifi mengatakan bahwa penerbitan sertifikat halal melibatkan penilaian dari beberapa aspek, seperti bahan baku, proses produksi, kebersihan dan higienitas tempat produksi.

“Proses penerbitan sertifikat halal melibatkan penilaian menyeluruh terhadap bahan baku, proses produksi, serta kebersihan dan higienitas tempat produksi,” paparnya.

Menurutnya, kebijakan BPJPH mengharuskan produsen makanan untuk mendapatkan sertifikat halal supaya produk mereka bisa dipasarkan secara luas.

“Kebijakan ini mengharuskan produsen makanan untuk mendapatkan sertifikat halal dari BPJPH agar produknya dapat dipasarkan secara luas di kalangan konsumen muslim. Tidak memiliki sertifikat halal dapat berdampak serius pada reputasi dan penjualan produk mereka,” tambahnya.

Salah satu warga Desa Pamongan yang akrab dipanggil Mamah menyampaikan apresiasinya terhadap penyuluhan tersebut.

“Penyuluhan mengenai sertifikasi produk halal ini sangat bermanfaat karena banyak masyarakat yang tidak menyadari pentingnya sertifikasi halal, terutama bagi para penjual makanan dan pedagang makanan kecil,” tuturnya.

Reporter: Nala Rohmatal Azza
Editor: Revina

HMJ KPI Bakal Gelar Nobar Film Turah
Hari ini, UIN Walisongo Lepas 1.061 Wisudawan
12 Rekomendasi Pondok Pesantren Terdekat dengan UIN Walisongo
Hasyim Muhammad: Tidak Ada Kesuksesan Tanpa Penderitaan
UIN Walisongo Perpanjang Pembayaran UKT Jalur UM-PTKIN, Besok Terakhir Pembayarannya!
TAGGED:desa pamongan demakkkn mit ke 16kkn uin walisogomahasiswa uin walisongopentingnya sertifikasi halalpenyuluhan sertifikasi halaluin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Peserta UIN Walisongo Bersholawat yang tampak membludak di Lapangan Kampus 3, UIN Walisongo, Semarang, Jumat (30/9/2022). (Dok. Istimewa)
UIN WalisongoVaria Kampus

UIN Walisongo Bersholawat Membludak, Begini Tanggapan Peserta dan Menwa

Redaksi SKM Amanat
1 Oktober 2022
Fenomena “Pangku-pangkuan” di Kelas FDK Bukan Hal Baru
PMB UIN Walisongo Perpanjang Jalur Rapor dan Nilai hingga 30 Juli
Sastrawan Kang Putu Bagikan Cara Merancang Sistem Pendidikan
Berbekal Bukti Pelanggaran, Sejumlah Mahasiswa Ilmu Hukum Gugat Hasil Pemilwa 2017
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Edukasi Masyarakat Desa Pamongan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Penyuluhan Sertifikasi Halal
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Edukasi Masyarakat Desa Pamongan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Penyuluhan Sertifikasi Halal
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?