By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Detoks Digital Bisa Jadi Solusi Mengurangi Ketergantungan pada Teknologi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Milenial

Detoks Digital Bisa Jadi Solusi Mengurangi Ketergantungan pada Teknologi

Last updated: 1 Juni 2019 10:50 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 31 Mei 2019
Share
SHARE
(Sumber foto: www.teknologi-bisnis.com)

Di era modern ini kegiatan sehari-hari kita tidak akan pernah lepas dari ponsel, terkadang tanpa disadari kita sering mengerjakan hal-hal yang tidak penting seperti bermain game online, scroll timeline di media sosial atau memainkan aplikasi lainnya.

Data dari globalwebindex menyebutkan rata rata pengguna internet menghabiskan 6,5 jam untuk mengakses internet setiap harinya.Hal ini tidak hanya berlaku pada pengguna ponsel akan tetapi juga berlaku untuk pengguna laptop, smart watch ataupun tablet.

Namun faktanya, efek dari penggunaan internet yang berlebihan, akan menimbulkan gangguan hyperconnected dan hyperdistracted, yang mengharuskan diri kita untuk selalu terhubung dengan daftar nama kontak atau kegiatan media sosial yang kita miliki sehingga menimbulkan putusnya hubungan kontak dengan orang-orang di dunia nyata.

Dilansir dari Huffing Post konsultan digital marketing, detoks digital dapat menjadi terobosan untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi digital seperti internet.

Detoks digital mungkin masih terdengar asing, ini merupakan cara sederhana untuk mengembalikan keharmonisan individu dengan lingkungan sekitar maupun dengan kerabat dekat. Untuk melakukan detoks digital, kita hanya perlu meluangkan waktu dan perhatian kita.

Ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk memulai detoks digital, yaitu

1. Pastikan diri kita memerlukan

Sebelum melakukan detoks digital kita harus memastikan bahwa kita memang membutuhkan hal tersebut, ketika energi kita terasa terkuras saat menggunakan ponsel dan mudah lelah itu merupakan tanda bahwa kita memerlukan detoks digital.

2. Membuat rencana

Rencana sangat diperlukan saat proses detoks digital, kita harus memiliki target perubahan yang akan dicapai dalam beberpa minggu kedepan, seperti perbaikan hubungan dengan orang yang kita sayangi ataupun mempererat interaksi dengan keluarga.

3. Matikan notifikasi

Matikan notifikasi dari beberapa aplikasi yang tidak terlalu penting untuk mengurangi interaksi kita dengan ponsel, cukup aktifkan notifikasi yang penting seperti notifikasi email pekerjaan atau deadline.

4. Beri jam malam

Batasi waktu kita bermain ponsel dengan patokan jam malam, hal ini dimaksudkan untuk menghindarkan kita agar tidak terjaga hingga larut malam saat bermain posel, karena akan menyebabkan tidur kita tidak nyenyak dan kurang berkualitas, Hal tersebuat akan mempengaruhi aktifitas kita di padi harinya.

Detoks digital bisa menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pemakaian internet dan memberikan banyak manfaat yang bisa langsung dirasakan setelah menjalankan program tersebut.

Penulis : Faiq Yamamah

4 Langkah Positif Untuk Menurunkan Stres
Ketahanan Lintas Generasi dalam Dunia Kerja
Mahasiswa Coba Ini Agar Tidur Berkualitas
Fenomena LGBT di Indonesia
Strawberry Parents: Pola Asuh Masyarakat Modern?
TAGGED:detoks digitaldiet teknologiupaya detok digital
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Dalam Sehari, Dua Motor Mahasiswa FSH Hilang

Mohammad Iqbal Shukri
12 September 2017
Radikalisme Agama dan Perguruan Tinggi
HMJ ISAI dan Teknik Lingkungan UIN Walisongo Tanam 145 Bibit Pohon
UIN Walisongo Gandeng Majelis Al-Khidmah dalam Acara Berdzikir
Ketua LP2M: KKN-69 Harus Siap Menanggulangi Kemiskinan di Jawa Tengah
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Detoks Digital Bisa Jadi Solusi Mengurangi Ketergantungan pada Teknologi
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Detoks Digital Bisa Jadi Solusi Mengurangi Ketergantungan pada Teknologi
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?