Depresi

1 Min Read
Ilustrasi wanita sedang menangis (pixabay.com)
Puisi Amanat, Puisi Depresi, Depresi
Ilustrasi wanita sedang menangis (pixabay.com)

Meringkuk dalam gelap yang semakin kalut

Kubenturkan kepala sampai benjut

Kalimat motivasi terdengar memuakkan

Tak cukup menopang diri tanpa dukungan

Hati dan fisik dicabik-cabik

Gema-gema dersik kian berisik

 

“Kamu bodoh”

“Ah, itu bukan masalah besar”

“Kamu tidak cantik”

“Bercanda aja kok baper”

“Kamu ga guna”

“Baru gitu aja kok bangga”

Bisiknya menusuk ulu hati

Melawan waras untuk tidak memilih mati

 

Tolong, aku ingin pulih!

Aku ingin bebas!

Hidup tanpa tekanan

Tanpa dipaksa untuk bertahan

 

Percayalah, aku berusaha memilih opsi bertahan lebih lama lagi

 

Semarang, 2023

Nur Alfil Najmatul Lail (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)

Share This Article