By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Dampak Positif dan Negatif Circle Pertemanan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Artikel

Dampak Positif dan Negatif Circle Pertemanan

Last updated: 29 Juni 2022 9:47 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 29 Juni 2022
Share
SHARE
Dampak positif dan negatif circle pertemanan.
Ilustrasi circle pertemanan. (Sumber: Pixabay)

Dalam lingkup pergaulan, circle pertemanan pasti sering dijumpai. Mungkin beberapa dari kita juga memilikinya. Namun, terkadang circle pertemanan kerap dicap sebagai kumpulan geng sok berkuasa. Benarkah demikian?

Contents
Dampak Positif Circle PertemanDampak Negatif Circle Pertemanan

Circle pertemanan dapat diartikan sebagai lingkaran pertemanan dalam suatu kelompok terbatas. Biasanya, kelompok ini terbentuk karena persamaan tujuan dan hobi. Kesukaan seperti tokoh idola, olahraga, koleksi,dan sebagainya menjadikan beberapa orang merasa cocok menjalin pertemanan intens.

Circle pertemanan sendiri bisa memberi dampak positif maupun negatif bagi seseorang. Hal ini karena sifatnya yang terbatas. Bahkan menurut Robin Dunbar, ahli Antropologi dan Psikologi asal Inggris, setiap individu hanya mampu menjaga hubungan dengan maksimal 150 orang. Jumlah tersebut akan terbagi beberapa lapis berdasarkan kedalaman emosionalnya.

Lalu, apakah bergabung dalam circle pertemanan memiliki efek tersendiri?

Dampak Positif Circle Perteman

Sebuah studi dari Holt Lunstad pada 2010 membuktikan jika jalinan pertemanan yang kuat bisa mencegah kematian. Hal ini dikarenakan kesehatan fisik meningkat serta tingkat stres menurun ketika seseorang bersosialisasi dengan sebuah kelompok positif.

Kemudian, tergabung dalam sebuah circle pertemanan membuat relasi yang dimiliki semakin luas. Relasi tersebut mampu memberi kita beberapa akses yang dibutuhkan. Semisal mencari pekerjaan.

Berada di circle positif juga akan membantu kita untuk terus produktif dalam mencapai tujuan bersama. Selain itu, perbedaan antar individu di sebuah circle pertemanan akan membuat kita semakin menghargai arti toleransi.

Dampak Negatif Circle Pertemanan

Selain memberi dampak positif, dampak negatif juga dapat diberikan oleh sebuah circle pertemanan. Contohnya, seseorang akan melupakan kewajibannya seperti belajar dan mengerjakan tugas karena terlalu asyik berkumpul dengan orang-orang dalam cirle tersebut.

Seseorang dapat juga melupakan jati dirinya ketika ingin memenuhi beberapa ekspektasi kelompoknya, atau sekadar ikut-ikutan melakukan sesuatu agar tidak dijauhi.

Yang paling parah, sebuah circle pertemanan mampu mengubah gaya hidup seseorang. Ajakan untuk melakukan hedonisme sering kali muncul di kalangan pertemanan remaja. Keinginan untuk mendapat serta menjadi pusat perhatian adalah pemicunya.

Maka dari itu, kita memang dianjurkan untuk berhati-hati dalam memilih circle pertemanan. Sebab, sebuah lingkungan mampu mempengaruhi kepribadian seseorang.

Penulis: Erika Layliyah

Cinta atau Harapan, Mana yang Sebenarnya Menyakitkan?
Mencari “Bintang” di Desa yang Nyaris Tenggelam
Sritex Pailit; Petaka Banjir Impor oleh Pemerintah
Jarang Diketahui, Inilah 5 Tradisi Unik Saat Lebaran di Indonesia
Salah Mengungkapkan Kekesalan di Media Sosial, Mengancam Hubungan Pertemanan
TAGGED:Artikel psikologiCircle pertemananFrienshipRelationship
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Begini Cara Mengubah Sampah Menjadi Rupiah

Redaksi SKM Amanat
7 April 2017
Baikkah Spotlight Effect Melekat pada Diri Kita?
Yaqut Cholil Ajak Mahasiswa untuk Ikut Wing Chun guna Latih Konsentrasi
Nur Fatoni Beberkan Amalan Pengampun Dosa di Bulan Ramadan
Zaman Sampah Visual
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Dampak Positif dan Negatif Circle Pertemanan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Dampak Positif dan Negatif Circle Pertemanan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?