By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Cegah Kekerasan Beragama, Fadlolan Musyafa’: Akuilah Eksistensi Agama Lain
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Tangkap layar webinar oleh Tim Kelompok Kerja Nyata Mandiri Misi Khusus (KKN MMK), Senin (16/11/2020). (Dok. Istimewa)
Varia Kampus

Cegah Kekerasan Beragama, Fadlolan Musyafa’: Akuilah Eksistensi Agama Lain

Last updated: 18 November 2020 9:54 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 16 November 2020
Share
SHARE
Tangkap layar webinar oleh Tim Kelompok Kerja Nyata Mandiri Misi Khusus (KKN MMK), Senin (16/11/2020). (Dok. Istimewa)

Amanat.id- Pengasuh Pondok Pesantren Pesantren Fadhlul Fadhlan, Fadlolan Musyafa’ mengajak segala elemen masyarakat untuk mengakui keberadaan agama lain. Hal itu ia sampaikan dalam Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Tim Kelompok Kerja Nyata Mandiri Misi Khusus (KKN MMK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Senin (16/11/2020).

Dalam acara yang berlangsung melalui zoom meeting tersebut, Fadlolan, biasa disapa menyampaikan pentingnya mengakui agama lain demi mencegah terjadinya tindak kekerasan antar agama.

Menurutnya, orang atau kelompok agama yang tidak mengakui keberadaan agama lain, disebut Fadlolan sebagai perusak Sunnatullah.

“Ini kan juga termasuk Sunnatullah. Allah menciptakan dunia dengan segala macam isi, mulai dari orang yang beragama nasrani, yahudi, islam dan lain sebagainya”, paparnya.

Untuk mencegah terjadinya klaim kebenaran (truth claim) antar agama, Fadlolan mengingatkan bahwa sejatinya semua agama adalah benar. Sementara, ketika ada orang atau kelompok yang menyeru tentang pembelaan agama yang dianutnya paling benar, Fadlolan meminta kelompok lain tidak terpancing.

“Nilai (kebenaran:red) universalitas agama itu sama, apalagi agama samawi termasuk yahudi, nasrani, islam yang harus dijunjung tinggi”, tegasnya.

Di akhir pembicaraan, Fadlolan mengingatkan tentang nilai-nilai universalitas yang sudah sama tersebut tidak perlu dibeda-bedakan, begitu juga sebaliknya. Jika itu dipaksakan, menurutnya akan menjadi konflik yang tak berkesudahan. Dalam hal ini, Fadlolan mencontohkan tentang adanya perbedaan sistem menyembah Tuhan yang tidak perlu menjadi bahan perdebatan serius.

“Saya contohkan begini, menyembah Tuhan dalam agama, itu kan sudah menjadi kepercayaan mereka sendiri, begitu pun sistemnya. Jadi ndak usahlah kita permasalahkan itu”, pungkasnya.

Reporter: Ali Muhtarom

 

BPU Tarik Uang Sewa Stand di Awal, Pedagang Sarankan Setelah Produk Laku
Sejak Idul Adha, Pengembalian Uang Catering Mahad Gelombang 3 2024 Belum juga Jelas
Wahyudi: Relasi Sebagai Kebutuhan Penunjang
Mahasiswa UIN Walisongo Segel Rektorat, Bentuk Kekecewaan Terhadap Wajib Ma’had
Menuju UIN Walisongo Unggul, Rektor Lantik 104 Pejabat Struktural
TAGGED:agama samawifadlolan musyafakekerasan agamaKkn mkk uin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Kantin kejujuran uin walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

“Kantin Kejujuran” di UIN Walisongo Tidak Diperbolehkan, Ini Alasannya!

Redaksi SKM Amanat
17 September 2022
Sibuk Skripsi, Khusniawati Sempatkan Jualan Buket saat Wisuda UIN Walisongo
Capacity Building Pimpinan UIN Walisongo, Fokus Menata Kampus Responsif Gender
Diana dan Aziz Terpilih Sebagai Duta FEBI Dalam Febi Fair 2018
Hari ini UIN Walisongo Kukuhkan Guru Besar Bidang Studi Fiqih
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Cegah Kekerasan Beragama, Fadlolan Musyafa’: Akuilah Eksistensi Agama Lain
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Cegah Kekerasan Beragama, Fadlolan Musyafa’: Akuilah Eksistensi Agama Lain
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?