By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Baca ini Sebelum Cintamu Menjadi Sampah di Hidupmu [Bagian 2]
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Sumber foto: www.okewow.com
Esai

Baca ini Sebelum Cintamu Menjadi Sampah di Hidupmu [Bagian 2]

Last updated: 24 Maret 2019 5:29 pm
Mohammad Hasib
Published: 24 Maret 2019
Share
SHARE
Sumber foto: www.okewow.com

Setelah Erich Fromm memberi pemahaman tentang cinta dan mencintai, ia juga masih menyimpan banyak hal mengenai cinta-cinta yang lain. Masih banyak orang memaknai cinta hanya sebatas rasa suka yang datangnya kebetulan. Tidak merenungkannya terlebih dahulu, dan langsung menyebutnya cinta.

Padahal cinta memiliki unsur yang membentuk rasa cinta. Bukan cinta kanak-kanak. Tapi cinta yang benar-benar cinta. Cinta yang mencintai tanpa mengaharapakan balasan.

Cinta yang matang mempunyai ciri tidak meminta atau mencari untung, tapi memberi, bukan dalam arti berkorban. Dalam sifat memberi, masih dibedakan dalam beberapa karakter yang menjadi parameter kualitas cinta seseorang.

Pertama, karakter dagang yaitu rela memberi, tetapi diimbangi dengan menerima. Memberi tanpa menerima berarti ditipu.

Kedua, karakter non-produktif yaitu berfikir, dengan memberi akan menjadikannya miskin atau merugikan.

Ketiga, karakter produktif yaitu memberi adalah ungkapan paling tinggi dari kemampuan. Menjadi pembuktian bahwa kita mampu dalam memberi.
Jadilah karakter yang produktif, karena hal itu dapat membuktikan kemampuan, kekuatan, kapasitas seseorang dalam hal memberi. Memberi dengan karakter yang seperti ini mampu membangun kepercayaan diri. Memberi tidak harus dengan materi, bisa dengan jasa, tenaga, pengetahuan dan apapun itu asal memberi. Sekali pun itu hanya dengan senyuman.

Unsur cinta

“Cinta itu memberdayakan, bukan memperdayakan.”

Untuk disebut cinta yang memberdayakan, ada unsur-unsur yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Ini penting guna membentuk perasaan cinta.

Pertama, Care (perhatian) yaitu menaruh perhatian yang serius dan mendalam terhadap kehidupan, perkembangan, maju dan mundurnya, baik dan rusaknya, obyek yang dicintainya.

Kedua, Responsibility (tanggung-jawab) yaitu bertanggung jawab atas kemajuan, kebahagiaan dan kesejahteraan obyek yang dicintainya. Tanggung jawab disini bukan berarti melakukan dominasi atau menguasai obyek yang dicintai untuk di-dikte sekehendaknya. Tetapi, lebih berarti turut terlibat dalam kehidupan obyek yang dicintainya dalam rangka kemajuan dan kesejahteraannya.

Ketiga, Respect (hormat), maksudnya menghargai obyek yang dicintai seperti apa adanya, menerima apa adanya, dan tidak bersikap sekehendak hati terhadap obyek yang dicintainya.

Keempat, Knowledge (pengetahuan), yaitu memahami seluk-beluk obyek yang dicintainya. Apabila obyek yang dicintainya itu manusia, maka harus dipahami kepribadiannya, latar belakang yang membentuknya, maupun kecenderungannya. Juga harus dipahami bahwa kepribadian seseorang itu terus berkembang.

“Cinta berarti berkomitmen pada diri sendiri tanpa jaminan, memberi diri sepenuhnya dengan harapan bahwa cinta akan menghasilkan cinta pada orang yang dicintai. Cinta adalah tindakan iman, dan siapa pun yang memiliki sedikit keyakinan juga memiliki sedikit cinta.” Erich Fromm.

Penulis: M. Hasib

Perihal Orang Bodoh yang Tidak Mau Mengakui Kebodohannya
Bukan Sekadar Komentar, Mengkritik Film itu Harus Bijak
Menunggu Sumpah Generasi Ngopi
Mengapa Orang Begitu Bodoh setelah Mengenal Cinta?
Hak Buruh Perempuan yang Terabaikan
TAGGED:apa itu cintacinta sampahEnrich frommesai cinta
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Content creator
ArtikelTips dan Trik

5 Cara Siapkan Diri Jadi Content Creator

Alvi Ainal Mardiyah
20 Oktober 2022
UIN Walisongo Resmi Perpanjang Waktu Pembayaran UKT Semester Genap 2025/2026 Hingga 23 Januari
Pola Pikir Instan Masyarakat Akar Krisis Iklim Berkelanjutan
Satukan 3 Proses Akademik, LP2M UIN Walisongo Adakan Lokakarya Imsakiyah 1444 H
Mengapa Sukses Berawal Dari Satu Hal
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Baca ini Sebelum Cintamu Menjadi Sampah di Hidupmu [Bagian 2]
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Baca ini Sebelum Cintamu Menjadi Sampah di Hidupmu [Bagian 2]
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?