By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Belum Ada Kesepakatan, Audiensi Keringanan UKT Ditunda
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Audiensi perihal UKT yang diikuti pimpinan kampus dan perwakilan mahasiswa, Kamis (18/06/2020) (Amanat/Agus).
Varia Kampus

Belum Ada Kesepakatan, Audiensi Keringanan UKT Ditunda

Last updated: 19 Juni 2020 6:02 pm
Mohammad Azzam
Published: 19 Juni 2020
Share
SHARE
Audiensi perihal UKT yang diikuti pimpinan kampus dan perwakilan mahasiswa, Kamis (18/06/2020) (Amanat/Agus).

Amanat.id – Bersama jajaran birokrasi UIN Walisongo Semarang, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa tingkat Universitas dan Fakultas menggelar audiensi kebijakan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Kamis (18/06/2020).

Namun, acara yang berlangsung kurang lebih tiga jam yang terbagi dalam tiga sesi di Gedung Rektorat lantai 3 Kampus I UIN Walisongo Semarang tersebut belum membuahkan hasil.

Pada sesi pertama, mahasiswa dari perwakilan Dema tiap fakultas, menyampaikan aspirasi yang kemudian dijawab oleh Rektor UIN Walisongo. Sementara sesi kedua berupa dialog antara perwakilan mahasiswa dengan jajaran birokrasi kampus.

Perwakilan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi), Bintang Mahardika Putra Bangsa mengatakan jika potongan 10% dari UKT itu masih kurang.

“Kami menuntut agar pemotongan UKT bisa diperbesar lagi,” ucapnya.

Semenetara itu, Ketua Dema Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Yusril Muna menyampaikan, selain kecilnya pemotongan UKT, persyaratan untuk mendapatkan keringanan juga terlalu rumit.

“Dari survei yang kami dapatkan, banyak mahasiswa yang lebih memilih mangkir ketimbang memenuhi sistem persyaratan yang rumit itu,” katanya.

Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq lantas menanggapi keluhan para mahasiswa. Menurutnya, pemotongan UKT 10% tidak bisa ditawar lagi. Jika diperbesar, justru akan menyalahi sistem yang dikenakan oleh Kementrian Agama.

Kemudian, menanggapi sulitnya persyaratan untuk mengajukan keringanan UKT, Imam Taufiq berpendapat itu bisa disederhanakan. Ia menjelaskan jika persyaratan itu tidak harus kaku dengan isi surat keputusan terkait.

“Lagi pula, syarat pengajuan itu tidak menjadi dasar untuk atau menerima pengajuan dari mahasiswa itu, yang penting jujur saja,” ungkapnya.

Sementara, tuntutan penambahan potongan UKT dan beberapa tuntutan lain juga berjalan ditempat. Pihak mahasiswa dan birokrasi kampus masih kekeh dengan pendapatnya masing-masing.

Bintang, sebagai perwakilan pihak mahasiswa, meminta kepada birokrasi untuk menghintung ulang jumlah pemotongan UKT yang seharusnya diberlakukan. Ia menuntut transparansi dana dari pihak kampus.

“Kalo bisa kita itung-itungan sekarang,” katanya dengan tegas

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor II bidang Administrasi dan Keuangan, Abdul Kholiq menjelaskan bahwa persoalan dana tidak semudah yang dibayangkan. Ia tidak bisa menjelaskan perihal sistem keuangan kampus hanya dalam waktu yang terbatas.

“Saya enggak tau lagi kalo disuruh membeberkan sistem keuangan kampus. Perlu waktu yang panjang kalo mau bahas tentang ini,” akunya.

Imam Taufiq kemudian menawarkan untuk diadakan audiensi lanjutan di hari selanjutnya. Ia juga ingin pihak mahasiwa bersepakat dalam beberapa hal untuk mewujudkan audiensi lanjutan itu.

“Saya tidak ingin keputusan diambil dibawah tekanan. Itu bisa menjadikan keputusan tidak objektif,” katanya.

Pihak mahasiswa pun sepakat audiensi dilanjutkan esok hari.

Reporter: Azam Ashari

Diiringi Kontroversi, KPM UIN Walisongo Tetapkan Tasim-Awan sebagai Pemenang Pemilwa 2024
Nizar Ali Ingatkan Wisuda sebagai Titik Awal Perjuangan dan Harapan Baru
Tak Gengsi, Kasubag AU FSH Turun Tangan Langsung Bersihkan Selokan
IMPARA Ramaikan Wisuda UIN Walisongo dengan Arak-arakan Barongan dan Jaranan
Inovasi Rainbow Ubi Hantarkan Tim FISIP Juara Plan Bisnis
TAGGED:aliansi Mahasiswa walisongoAudiensi uktpengurangan ukt ptkinuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Esai

Kesadaran Menulis dari Perjumpaan dengan Soesilo Toer

Mohammad Iqbal Shukri
20 Februari 2019
Meski Dapat Catatan Tim Asesor, Perpustakaan UIN Walisongo Tetap Raih Akreditasi A
Foto-Foto Aksi Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan di Mapolda Jateng
Sempat Terlambat Wisuda, Annisa Justru Raih Wisudawan Terbaik FST
Keamanan Privasi di Era Digitalisasi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Belum Ada Kesepakatan, Audiensi Keringanan UKT Ditunda
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Belum Ada Kesepakatan, Audiensi Keringanan UKT Ditunda
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?