By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: 7 Tips Menjadi Mahasiswa Multilingual
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Artikel

7 Tips Menjadi Mahasiswa Multilingual

Last updated: 15 Juni 2022 7:50 pm
Erlita Mirdza Septyasningrum
Published: 15 Juni 2022
Share
SHARE
Mahasiswa Multilingual
Ilustrasi Mahasiswa Multilingual: Pixabay

Sebagai seorang mahasiswa di era globalisasi seperti sekarang, menguasai lebih dari satu bahasa atau biasa disebut dengan multilingual sangat penting, karena selain berpengaruh terhadap perkuliahan juga sangat berpengaruh saat memasuki dunia pekerjaan.

Apalagi di era pemerintahan yang sekarang banyak perusahaan asing berbondong-bondong masuk ke dalam negeri, dengan menjadi seorang yang multilingual membuat kesempatan kita masuk kedalam perusahaan tersebut semakin besar.

Selain itu, menjadi mahasiswa multilingual juga dapat kita gunakan untuk belajar di luar negeri, karena menguasai bahasa asing merupakan salah satu persyaratan yang wajib untuk kuliah di negara lain.

Saat ini banyak universitas yang mengharuskan mahasiswanya untuk memiliki sertifikasi bahasa asing. Sertifikasi ini sangat diperlukan, di era ketatnya persaingan dalam dunia pekerjaan nantinya.

Mahasiswa dengan kemampuan multi bahasa ini dapat mengikuti kompetisi, bekerja sebagai translator, bahkan bisa mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri. Berikut tips untuk mempelajari bahasa, dan menjadi mahasiswa multilingual:

Niat

Memiliki niat yang kuat untuk belajar merupakan hal utama untuk mempelajari banyak bahasa.

Mencoba Keluar dari Zona Nyaman

Zona nyaman memiliki pengertian, dimana kita sulit untuk berkembang dan melakukan kegiatan yang lebih produktif dari biasanya. Kita harus bisa keluar dari zona nyaman terlebih dahulu, agar bisa memiliki fokus dalam belajar bahasa.

Memiliki Tujuan

Tujuan yang jelas, dapat menentukan ke arah mana kita akan bergerak. Suatu tujuan harus memiliki skema yang berkesinambungan dengan usaha. Untuk itu tujuan kita harus disesuaikan dengan seberapa besar usaha yang akan kita lakukan untuk dapat mencapainya.

Mempelajari Bahasa yang Serumpun

Untuk dapat mempelajari bahasa dengan banyak secara sekaligus. Kita dapat mengambil bahasa-bahasa yang serumpun, contohnya yaitu bahasa China (mandarin) yang serumpun dengan bahasa Taiwan, Korea maupun Jepang.

Mengikuti Les Tambahan dengan Lembaga Akademi

Selain mempelajarinya secara otodidak, kita juga dapat mengikuti les untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita. Seperti sebelumnya kita yang kurang mengetahui tentang bagaimana cara membaca dengan benar.

Tekun

Semua usaha akan sia-sia apabila kita menjalaninya dengan tidak tekun. Ketekunan juga merupakan poin utama dalam mempelajari berbagai bahasa.

Membuat Jadwal Belajar

Membuat jadwal untuk belajar, mensistematiskan apa yang akan dipelajari besok dan hari ini. Mengulang pembelajaran sebelumnya, guna mengulas materi yang telah dipelajari.

Penulis: Erlita Mirdza S

 

Wisudawan Terbaik FISIP, Angkat Isu Pelecehan Seksual Pada Perempuan
Seberkas Cahaya Cinta Isyraqi
Belajar Kualitas, Komitmen, dan Fokus dari Perang Badar
Danang Diska Atmaja: Pentingnya Naskah dalam Pertunjukan Teater
Kemenag Jateng bersama WHDPC Gelar Asesmen Kepala Madrasah dan Kepala TU se-Jateng
TAGGED:luar negerimahasiswaMahasiswa multilingualMultilingualuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Lifestyle

Tujuh Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Tidak Jadi Workaholic

Ridho Alamsyah
14 November 2020
Kopma Hadirkan Menteri Koperasi dan UKM RI sebagai Pembicara Pendidikan 3700 Anggota
Ketika Sastra Tidak Dibaca
Berakhir Pekan dengan Membaca Iklim Literasi di Semarang Literary Triennal
Dua Prodi Baru UIN Walisongo Resmi Buka Tiga Jalur Pendaftaran 2018
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: 7 Tips Menjadi Mahasiswa Multilingual
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: 7 Tips Menjadi Mahasiswa Multilingual
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?